Seks

Hubungan Incest Seks Bisa Mengancam Hubungan Incest Seks Bisa Mengancam

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Hubungan Incest Seks Bisa Mengancam. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Hubungan Incest Seks Bisa Mengancam

Efek Fisik dan Psikis Akibat Hubungan Sedarah
Berikut beberapa kemungkinan buruk yang dapat terjadi pada keturunan yang berasal dari hubungan sedarah:

  • Anak berisiko tinggi terlahir dengan kelainan genetik.
  • Gangguan mental dan disabilitas intelektual.
  • Kelainan fisik bawaan.
  • Kematian.

Jika hubungan sedarah merupakan suatu pelecehan seksual, dampak buruk tidak hanya mengintai keturunannya, tapi juga terjadi pada korban (kebanyakan wanita), baik berupa gangguan secara fisik maupun psikologis.

Gangguan fisik yang dapat terjadi, antara lain:

  • Nyeri pada vagina.
  • Nyeri pada anus.
  • Perdarahan.
  • Infeksi pada alat kelamin, dengan gejala berupa keputihan atau nyeri saat berkemih.
  • Terkena penyakit menular seksual.
  • Mengompol.
  • Konstipasi.
  • Kehamilan yang tidak diinginkan.

Gangguan psikologis yang dapat terjadi, antara lain:

  • Depresi.
  • Mengalami gangguan tidur.
  • Gangguan stres pasca trauma (PTSD).
  • Mengalami mimpi buruk.
  • Fobia.
  • Gangguan makan.
  • Menarik diri dari lingkungan.
  • Penyalahgunaan narkoba.
  • Menjalani perilaku seksual sebelum waktunya.
  • Ide atau percobaan bunuh diri.

Hubungan sedarah yang merupakan pelecehan seksual biasanya terjadi antara orang tua dan anak kandungnya, namun bisa juga antar saudara kandung, atau anggota keluarga lain. Hubungan ini dapat terjadi berulang kali dan tanpa diketahui oleh anggota keluarga lainnya. Korban mungkin memilih bungkam dan bersedia dilecehkan karena tidak ingin melihat keluarganya mengalami perpecahan.

Orang tua yang melakukan hubungan seksual sedarah dengan anaknya sendiri biasanya memiliki moral yang rendah dan kerap beraksi tanpa akal sehat karena dipengaruhi minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang. Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan bahwa hubungan sedarah dalam keluarga lebih berisiko dilakukan oleh orang tua yang semasa kecilnya juga pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh keluarganya.

Baca Juga :Telat Datang Bulan Pertanda Hamil

Mendeteksi dan Menghindari Hubungan Sedarah
Kasih sayang di antara keluarga memang merupakan salah satu tanda kedekatan dan bentuk hubungan yang wajar. Namun jika perasaan tersebut berlanjut hingga terjalin hubungan seksual sedarah, maka ini bukan lagi hal yang normal. Di Indonesia, hubungan sedarah adalah hubungan yang tidak diakui di mata hukum. Bahkan tindakan seksual terhadap anak di bawah umur (di bawah usia 18 tahun) yang dilakukan oleh anggota keluarga sendiri merupakan bentuk pelanggaran hukum yang diatur oleh UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Jika Anda mendapati adanya gelagat yang tidak biasa di dalam keluarga, Anda mungkin bisa mencurigai kondisi ini. Coba dekati anak Anda, tanyakan kepadanya secara baik-baik mengenai apa yang dia alami. Jika dia terlihat tertekan dan tidak mau bercerita saat itu, jangan memaksanya. Anda bisa menanyakannya lagi di lain waktu saat kondisinya memungkinkan.

Bila perlu, Anda bisa membawa saudara atau anak yang dicurigai memiliki hubungan sedarah untuk berkonsultasi ke dokter dan mendapat pemeriksaan lebih lanjut. Jika terdapat indikasi kuat adanya hubungan sedarah yang terkait pelecehan seksual, maka hal ini perlu mendapat tindak lanjut dari pihak yang berwajib.

Berhubungan Seks Saat Menstruasi Berhubungan Seks Saat Menstruasi

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Berhubungan Seks Saat Menstruasi. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Berhubungan Seks Saat Menstruasi

Kemungkinan hamil setelah berhubungan seksual saat sedang menstruasi memang terbilang kecil. Namun, hal ini berlaku untuk wanita dengan siklus menstruasi 28-30 hari atau lebih panjang. Sedangkan pada wanita dengan siklus menstruasi lebih pendek dari itu, memiliki kemungkinan hamil yang sedikit lebih besar ketika berhubungan seksual saat menstruasi.

Berkaitan dengan Siklus Menstruasi
Wanita yang memiliki siklus menstruasi pendek tetap bisa hamil, jika berhubungan seksual di masa menstruasi. Penyebab kehamilan saat menstruasi adalah karena sperma dapat bertahan hidup dalam tubuh wanita hingga 5-7 hari setelah hubungan seksual.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut:
Jika siklus menstruasi kamu lebih pendek, misalnya 21-24 hari sekali, itu berarti kamu akan mengalami ovulasi lebih cepat dari umumnya. Jika sperma dapat hidup dalam tubuh wanita selama beberapa hari, dan kamu berhubungan seksual di akhir masa menstruasi, maka kamu bisa jadi akan hamil 4-5 hari kemudian.

Kalaupun periode menstruasi kamu 28-30 hari sekali, kamu tetap dapat hamil jika melakukan hubungan seksual di akhir masa menstruasi. Jika menstruasi terjadi selama kurang lebih seminggu, dan ovulasi terjadi antara hari ke-11 dan ke-21, maka kehamilan dapat terjadi.

Jika kamu berhubungan seksual pada hari ke-7, sedangkan menstruasi berhenti di hari ke-6, dan ovulasi terjadi pada hari ke-11, sperma masih dapat menunggu di tuba falopi pada hari ke-6 untuk pembuahan.

Tidak jarang terjadi salah menghitung siklus menstruasi, karena timbul flek atau perdarahan ringan sebelum atau sesudah masa menstruasi. Kondisi ini kadang salah dianggap sebagai menstruasi sehingga dapat menyebabkan kehamilan.

Jika berhubungan seksual di akhir masa menstruasi masih cukup mungkin menyebabkan kehamilan, sebaliknya peluang hamil saat berhubungan seksual tepat sebelum masa menstruasi sangat kecil, karena sel telur hanya bertahan 12-24 jam setelah pembuahan. Bahkan bisa dibilang bahwa hari sebelum menstruasi adalah saat paling aman bagi kamu untuk berhubungan seksual tanpa kekhawatiran hamil.

Menggunakan kondom saat berhubungan seksual di masa menstruasi dapat mengurangi peluang kehamilan. Kondom juga penting untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual, seperti HIV, yang lebih berisiko tersebar lewat darah haid. Sebab, saat ini leher rahim yang lebih terbuka meningkatkan risiko infeksi jika hubungan seksual dilakukan tanpa kondom.

Penjelasan dari Segi Medis
Jika dilihat dari segi medis, berhubungan seks saat menstruasi memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

Jika Anda mengalami gejala seperti kram, perasaan sedih, atau depresi selama menstruasi, seks saat menstruasi mungkin akan bermanfaat. Karena saat orgasme, Anda akan melepaskan hormon endorfin yang rupanya dapat mengurangi beberapa gejala nyeri saat menstruasi. Endorfin adalah hormon yang bisa membuat seseorang merasa senang sehingga bisa meredakan depresi atau bad mood.

Berhubungan seks saat menstruasi juga bisa memberi kepuasan yang lebih.Alasannya, karena terjadi perubahan hormon pada wanita yang sedang haid sehingga membuat mereka merasa lebih bergairah.

Baca Juga :Berhubungan Seks Saat Hamil

Kendati seks saat menstruasi bermanfaat bagi Anda, namun ada pula risikonya, di antaranya:

Anda berisiko lebih tinggi terkena penyakit menular seksual dibandingkan melakukan hubungan seks di luar masa menstruasi. Saat menstruasi, kondisi leher rahim akan terbuka, sehingga memungkinkan darah untuk masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri untuk menuju rongga panggul.
Anda juga lebih mungkin untuk menularkan penyakit HIV dan hepatitis ke pasangan saat kondisi seperti ini, karena lebih banyak cairan tubuh atau darah yang keluar.

Vagina Anda memiliki kadar potential Hydrogen (pH) 3,8 hingga 4,5 setiap bulan. Namun selama menstruasi, kadar pH tersebut meningkat karena tingkat pH darahnya menjadi lebih tinggi, dan hal ini menyebabkan ragi atau jamur menjadi tumbuh lebih cepat. Gejala infeksi jamur vagina lebih cenderung terjadi seminggu sebelum menstruasi, dan berhubungan seksual saat itu dapat memperburuk gejala yang ada.

Seks saat menstruasi juga memiliki risiko untuk hamil. Walau kecil, namun tetap ada kemungkinan Anda akan hamil ketika berhubungan intim tanpa pengaman atau kontrasepsi saat menstruasi. Untuk menghindari kehamilan, gunakan kondom saat bercinta.

Tips Dalam Variasi Bercinta
Buat Anda yang ingin mencoba melakukan hubungan seks saat menstruasi, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini, misalnya:

Jangan melakukannya ketika darah haid sedang mengalir dengan derasnya seperti hari pertama atau kedua, demi menjaga kebersihan tempat tidur Anda dari darah. Untuk menghindari noda darah, Anda dapat menaruh alas seperti handuk. Jangan khawatir pula jika melihat gumpalan darah berawarna merah atau cokelat gelap selama atau setelah berhubungan seks, karena hal itu adalah normal.

Anda bisa mencoba untuk menggunakan kondom wanita yang dapat membantu mengurangi jumlah darah yang mungkin keluar saat berhubungan seks. Selain itu, Anda juga dapat mencoba posisi misionaris yang berguna untuk membatasi aliran darah yang keluar.

Bercinta di bawah pancuran kamar mandi juga bisa menjadi pilihan. Namun, hal ini tetap memiliki risiko, seperti darah akan tercecer di tubuh Anda dan juga pasangan. Ketika Anda melakukan seks saat menstruasi, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik dengan darah tersebut, agar aktivitas bercinta tidak terganggu.

Tapi sekali lagi perlu diingat, berhubungan seksual saat menstruasi bisa menimbulkan risiko tersendiri, terutama jika tidak dilakukan secara aman. Bagi Anda yang ingin menyalurkan hasrat, namun tidak ingin melakukan hubungan seksual yang melibatkan penetrasi, ada alternatif lain yang bisa Anda coba, seperti:

Pijatan sensual. Anda tidak perlu mahir memijat seperti tukang pijat pada umumnya. Pijatan di sini lebih ditujukan untuk menggoda pasangan dan membangkitkan libidonya. Pijat dengan perlahan-lahan bagian-bagian tubuh pasangan Anda yang sensitif, terutama bagian paha dan bokong. Anda juga bisa merangsang pasangan Anda dengan menyentuh bagian putingnya yang juga sensitif.

Mandi bersama juga bisa menjadi pilihan. Anda bisa membersihkan tubuh dan rambutnya. Sensasi yang diberikan saat mandi bersama pasangan akan mampu memelihara dan membangkitkan gairah seks yang ada. Mandi bersama dapat memberikan sentuhan-sentuhan lembut kepada pasangan untuk merekatkan keintiman dan menjadi pilihan ketika Anda tengah menstruasi. Namun, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik saat melihat darah menstruasi Anda.

Seks merupakan hal penting dalam urusan rumah tangga. Namun, jangan menjadikannya sebagai beban. Jika Anda merasa tidak nyaman melakukan seks saat menstruasi, katakan kepada pasangan Anda. Membina hubungan suami istri tidak melulu berkaitan dengan urusan ranjang. Banyak hal lain yang bisa Anda dan pasangan lakukan untuk menciptakan suasana romantis. Pada lain sisi, jika Anda dan pasangan merasa nyaman melakukannya, maka lakukanlah hubungan seksual saat menstruasi dengan penuh cinta kasih.

Berhubungan Seks Saat Hamil Berhubungan Seks Saat Hamil

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Berhubungan Seks Saat Hamil. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Berhubungan Seks Saat Hamil

Perubahan kondisi tubuh di awal kehamilan seperti perubahan hormon, pengerasan payudara, mual, naik turunnya emosi, dan kelelahan dapat menurunkan hasrat untuk berhubungan seksual. Saat kandungan membesar, hasrat seksual mungkin tetap turun karena sakit punggung dan pertambahan berat badan yang dirasakan wanita. Namun ternyata pada sebagian lain wanita, dapat terjadi peningkatan hasrat seksual yang berkaitan dengan peningkatan produksi hormon.

Fakta tentang Berhubungan Seks Saat Hamil
Jika kehamilan Anda normal, berhubungan seksual saat hamil tidak akan membahayakan. Berikut beberapa fakta yang layak Anda simak.Bayi Anda terlindungi cairan ketuban rahim yang kuat, sehingga aktivitas seksual tidak akan membahayakannya. Perlindungan ini dibantu dengan otot rahim serta lendir tebal yang menutup mulut rahim untuk menghindarkan infeksi. Penis yang masuk saat bersenggama tidak akan mencapai bayi.

Semua posisi hubungan seksual saat hamil umumnya aman selama Anda merasa nyaman. Anda dapat mencoba menyesuaikan posisi dengan perubahan perut yang kian membesar. Misalnya daripada berbaring telentang, mungkin Anda dan pasangan dapat berbaring berhadapan, atau Anda yang berada di posisi atas.Umumnya, keguguran tidak diakibatkan hubungan seksual, tapi karena pertumbuhan janin yang tidak normal.

Seks oral umumnya juga cenderung aman dilakukan di masa kehamilan. Hanya saja, pastikan agar pasangan tidak meniupkan udara ke vagina karena ada sedikit risiko embolisme udara, yaitu udara yang dapat menutup pembuluh darah. Kondisi ini berbahaya bagi Anda dan janin. Sementara, seks anal tidak disarankan karena dapat menyebabkan tersebarnya infeksi bakteri dari anus ke vagina, dan terutama jika Anda mengalami hemoroid.

Komunikasikan perubahan yang Anda rasakan pada tubuh dan emosi kepada pasangan, sehingga Anda berdua dapat mencari cara terbaik untuk berhubungan seksual. Di samping itu, komunikasikan juga jika Anda sedang merasa tidak nyaman untuk berhubungan seksual. Keintiman dapat dibangun lewat obrolan, pelukan, dan ciuman.

Perubahan bentuk tubuh juga membuat Anda mungkin tidak lagi percaya diri ketika berhubungan seksual. Padahal, kebanyakan pria berpendapat bahwa istrinya menjadi lebih menarik secara seksual saat hamil.

Baca Juga :Resiko Diabetes Pada Kehamilan Ibu

Kondisi yang Perlu Dihindari bila Berhubungan Seks Saat Hamil
Walau umumnya aman, namun ada kondisi yang membuat Anda dan pasangan perlu membatasi, bahkan menghindari hubungan seksual saat hamil, yaitu:

  • Hindari hubungan seksual, termasuk seks oral, jika pasangan Anda sedang memiliki penyakit menular berbahaya seperti herpes oral, penyakit menular seksual, ataupun HIV. Kondom lateks dapat juga digunakan untuk melindungi diri.
  • Hindari hubungan seksual jika Anda pernah mengalami perdarahan berat di masa kehamilan. Dalam kondisi ini, hubungan seksual dapat meningkatkan risiko perdarahan berat.
  • Hindari hubungan seksual saat ketuban pecah karena dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Seks saat hamil juga dianjurkan dibatasi saat Anda mengandung bayi kembar.
  • Hindari seks saat leher rahim mulai terbuka lebih cepat.
  • Hindari seks jika Anda pernah mengalami persalinan prematur.
  • Tunda hubungan seks jika Anda mengalami plasenta previa karena berisiko menyebabkan perdarahan.

Kram setelah berhubungan seksual saat hamil adalah hal normal. Namun periksakan ke dokter jika kram tidak reda setelah beberapa menit atau jika Anda mengalami perdarahan. Di samping itu, segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami perdarahan atau keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina setelah hubungan seksual. Cairan ini dapat menjadi tanda terjadinya infeksi.

Kesimpulannya, berhubungan seks pada saat masa hamil adalah aktivitas yang aman selama tidak ada masalah pada kehamilan tersebut. Jika Anda ragu, konsultasikanlah ke dokter.

Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat

Kamar mandi bisa menjadi tempat yang seru untuk Anda dan pasangan dalam menikmati keintiman bersama. Berikut posisi seks yang aman :

Doggy style
Ini merupakan posisi seks di kamar mandi yang cukup aman karena kaki Anda menjadi tumpuan dan bisa berpegangan pada tiang penyangga pancuran shower atau dinding toilet.

Cara melakukan doggy style, tempelkan telapak tangan Anda di dinding atau lantai kamar mandi, membungkuk seperti sedang bermain kuda-kudaan. Lalu, biarkan penis pasangan menembus vagina dan nikmati sensasi berbeda dengan berhubungan seks di atas ranjang.

Agar hubungan seksual Anda dan pasangan lebih seru dan ‘panas’, minta pasangan untuk bermain dengan jari untuk menjelajahi setiap jengkal tubuh Anda. Terutama pada area yang sensitif seperti puting payudara dan klitoris.

Posisi seks di kamar mandi sambil duduk
Ini merupakan posisi seks yang aman karena Anda dan pasangan akan duduk di lantai atau kursi kecil yang kokoh. Sehingga bisa menyangga tubuh Anda dan pasangan lebih baik. Tidak hanya penetrasi penis pada vagina, di posisi duduk ini juga memungkinkan untuk anal bila Anda memiringkan tubuh dan mendapatkan titik yang tepat.

Cara melakukannya, minta pasangan duduk di lantai atau di sisi bathtub dan Anda duduk di atas pasangan. Pastikan Anda dan pasangan merasa nyaman dengan posisi ini dan memungkinkan untuk penetrasi. Tidak lupa untuk bermain dengan imajinasi agar terasa sensasi bercinta di kamar mandi.

Posisi mengangkat kaki
Posisi seks ini bisa dilakukan bila di area mandi Anda terdapat pijakan. Misalnya, kursi kecil atau bathtub yang memungkinkan Anda untuk mengangkat satu kaki. Cara melakukannya, berdiri menghadap pasangan, lalu kaki perempuan berpijak pada kursi atau tepian bathtub sehingga memudahkan saat pria melakukan penetrasi.

Bila tidak ada pijakan, Anda bisa minta pasangan untuk mengangkat kaki Anda ketika sedang bercinta dan bersandar di dinding kamar mandi. Ini merupakan posisi seks yang aman tanpa terpeleset.

Untuk sensasi berbeda, Anda bisa memunggungi pasangan dengan posisi kaki masih diangkat. Posisi ini membuka dua kemungkinan penetrasi, vagina dari belakang dan anal. Sesuaikan dengan kenyamanan Anda dan pasangan agar bercinta semakin seru.

Hal penting yang harus diperhatikan sebelum berhubungan seks di kamar mandiBercinta di kamar mandi bisa membahayakan diri Anda dan pasangan. Pastikan saat posisi seks di kamar mandi, Anda memiliki pegangan yang kuat dan kokoh untuk menahan tubuh. Beberapa hal lain yang perlu dilakukan yaitu:

  • Memakai kondom untuk melindungi diri dari infeksi, terutama saat oral seks
  • Persetujuan pasangan
  • Jauhkan benda-benda yang membuat licin
  • Tidak terlalu lama karena banyak bakteri berkembang di kamar mandi
  • Tetap tenang dan menjaga privasi. Berhubungan seks di kamar mandi kadang bisa menarik perhatian orang lain di rumah.
  • Selesai berhubungan seks di kamar mandi atau bathtub, jangan lupa untuk membersihkan diri sebelum memulai aktivitas lain.

Kesimpulannya, seks di kamar mandi itu sah-sah saja. Namun keamanan tetap perlu diperhatikan. Memilih posisi yang tepat akan membuat Anda terhindar dari cedera. Untuk itu, tetaplah selalu mengutamakan keselamatan dalam berhubungan seks di kamar mandi.

Baca Juga :Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly

Eits, tunggu dulu. Berikut beberapa tips bercinta di bawah shower dengan aman yang bisa Anda praktikkan bersama pasangan:

1. Jaga keseimbangan
Ada berbagai posisi seks yang menarik untuk dilakukan langsung di atas ranjang. Namun, tidak demikian saat Anda bercinta di bawah shower kamar mandi.Ruang yang cukup terbatas, dingin, dan licin, mungkin sedikit menyulitkan Anda untuk berkreasi dalam beragam posisi. Menurut Idries Abdur-Rahman, M.D, seorang dokter kehamilan dan kandungan di Vista Medical Center East, Amerika Serikat, bahwa sebaiknya bercinta dengan posisi yang sederhana tapi tetap terasa nikmat.

Sekilas mungkin terdengar terlalu biasa. Hanya saja, melakukan beragam improvisasi posisi seks mungkin bukan pilihan tepat untuk dilakukan di bawah shower.Hal ini justru berisiko membuat Anda atau pasangan terjatuh dan tergelincir karena tidak kuat menopang berat tubuh. Jadi jika memungkinkan, usahakan untuk meletakkan kedua kaki Anda dan pasangan di lantai sehingga bisa membantu menjaga keseimbangan tubuh.Bila terasa sulit, misalnya karena perbedaan tinggi badan, Anda atau pasangan bisa sedikit merendahkan tubuh untuk memudahkan penetrasi.

2. Angkat satu kaki untuk mempermudah penetrasi
Jika menapakkan kedua kaki Anda dan pasangan dirasa sulit saat bercinta di bawah shower kamar mandi, solusi lain yang bisa dilakukan yakni dengan mengangkat salah satu kaki.Misalnya salah satu kaki wanita diangkat dan disandarkan ke dinding atau menapak pada dudukan toilet, sementara kaki yang lainnya tetap menginjak ke lantai.Berbeda dengan kedua kaki pria yang sebaiknya tetap berpijak pada lantai. Kemudian tangan wanita sebaiknya berpengangan pada sesuatu yang kuat untuk membantu menjaga keseimbangan dan menahan berat tubuh.Selain bisa memudahkan penetrasi, cara ini juga dapat membantu menjaga keseimbangan Anda dan pasangan agar tidak mudah jatuh.

3. Bertumpu pada dinding kamar mandi
Dinding kamar mandi di bawah shower bisa menjadi sandaran sekaligus tumpuan selama Anda dan pasangan bercinta. Caranya dengan menggendong tubuh wanita, sembari kedua kakinya melingkar di pinggang pria.Sementara kedua kaki pria tetap bertumpu di lantai sebagai pijakan untuk menahan berat tubuhnya dan tubuh pasangan. Dengan begitu, proses penetrasi bisa lebih mudah dilakukan.Di sisi lain, cara ini juga seolah dapat ‘mengunci’ agar Anda dan pasangan tidak mudah jatuh.

4. Manfaatkan dudukan toilet
Lelah dengan posisi berdiri, kini Anda bisa memodifikasi sesi bercinta di bawah shower kamar mandi dengan duduk di atas dudukan toilet atau kursi kecil (dingklik) jika ada.Megan Fleming, Ph.D., seorang terapis seks di New York City, menjelaskan bahwa bercinta sembari duduk bisa memberikan keuntungan lain. Sebab itu artinya, risiko Anda berkurang untuk jatuh dan tergelincir di kamar mandi.

5. Jangan terlalu fokus pada penetrasi
Seks tidak melulu soal penetrasi. Begitu juga ketika sesi bercinta di bawah shower kamar mandi. Sebagai alternatif lainnya, Anda bisa melakukan seks oral maupun foreplay.Anda juga bisa menyentuh, menggoda, dan menjelajahi tubuh satu sama lain. Intinya, jika penetrasi dirasa kurang memungkinkan, sah-sah saja untuk mencoba cara lainnya yang tak kalah menggairahkan.Manfaatkan waktu mandi bersama pasangan sebagai kesempatan untuk mencoba berbagai eksperimen bercinta baru yang seru.