Sperma

5-Warna-Sperma-Dan-Penjelasannya 5-Warna-Sperma-Dan-Penjelasannya

id-conception – Normalnya, sperma berwarna putih, sedikit kuning atau abu-abu. Namun, warna sperma bisa berubah, lho. Perubahan warna sperma ini bisa normal bisa juga menjadi tanda suatu penyakit. Supaya tidak keliru, simak penjelasan arti warna sperma di sini!

Sebenarnya sebutan yang tepat untuk cairan berwarna putih atau keabu-abuan yang keluar saat ejakulasi bukanlah sperma, melainkan air mani. Air mani mengandung jutaan sperma dan merupakan “kendaraan” bagi sperma. Tanpa air mani, sperma tidak bisa berenang menuju sel telur.

Apa Arti Warna Sperma?
Warna sperma bisa berbeda-beda, tergantung pada faktor genetik, pola makan, dan kondisi kesehatan pria. Air mani yang membawa sperma ini bisa saja berwarna bening, putih, kuning, abu-abu, merah muda, merah, coklat, bahkan hitam. Berikut adalah penjelasannya:

1. Bening, putih, dan abu-abu
Bila air manimu berwarna bening, putih, atau abu-abu, tandanya air manimu sehat dan normal. Perbedaan warna bening sampai abu-abu ini ditentukan oleh kandungan mineral, protein, hormon, dan enzim yang berasal dari kelenjar reproduksi pria.

2. Kuning
Saat ejakulasi, air mani keluar melewati uretra atau saluran kencing. Air mani bisa saja tercampur dengan urine dan menyebabkannya berwarna agak kuning. Selain itu, makanan yang mengandung pigmen kuning alami, seperti kunyit, juga bisa membuat warna sperma menjadi kuning.

Bila kamu seorang perokok atau gemar mengonsumsi minuman beralkohol, jangan kaget bila spermamu berwarna kuning ya. Air mani perokok dan peminum alkohol memang cenderung berwarna lebih kuning dibandingkan air mani pria yang bukan perokok atau peminum alkohol.

Air mani kuning umumnya bukan merupakan masalah. Namun, jika kondisi ini disertai keluhan lain yang mengganggu, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Bisa saja warna sperma kuning ini disebabkan oleh penyakit kuning, leukositospermia, infeksi prostat, atau penyakit menular seksual.

Baca Juga :Tanda Kehamilan Pada Minggu Pertama

3. Merah muda atau merah
Warna sperma merah muda atau merah menandakan bahwa air mani tercampur dengan darah segar (hematospermia). Darah pada air mani bisa berasal dari:

  • Kelainan prostat, testis, atau saluran kencing.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Infeksi menular seksual.
  • Masturbasi yang terlalu kasar.
  • Sisa operasi prostat.

4. Oranye atau cokelat
Warna oranye bisa disebabkan oleh konsumsi suplemen vitamin B atau antibiotik, seperti metronidazole dan rifampicin. Selain itu, adanya darah yang sudah teroksidasi dalam air mani juga bisa membuat sperma berwarna oranye atau coklat.

5. Hitam
Air mani yang berwarna hitam juga bisa disebabkan oleh darah. Bedanya, kali ini darah sudah berdiam lama di dalam tubuh sebelum keluar. Selain itu, warna sperma yang hitam juga kerap dikaitkan dengan beberapa kondisi medis, seperti cedera tulang belakang dan tingginya kadar logam di dalam tubuh.

Perubahan warna pada air mani belum tentu merupakan hal yang serius. Namun, bila kondisi ini diikuti keluhan lain, seperti sulit buang air kecil, bengkak di area kemaluan, atau demam, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly

Semen menggumpal seperti jelly, tanda sperma tidak subur?
Para pria bisa jadi memiliki kecemasan sendiri apabila saat ejakulasi, cairan sperma yang keluar terlihat menggumpal seperti jelly. Sebelum cemas berlebih, Anda perlu tahu bahwa cairan sperma memang memiliki karakter yang berbeda pada setiap orang.

Semen, cairan pembawa sperma, memiliki variasi yang berbeda dari segi ketebalan, rasa, aroma, termasuk teksturnya. Adapun pria yang memiliki semen lebih kental, sebagian lagi memiliki tekstur yang lebih cair.

Lantas, seperti apa ciri-ciri semen yang sehat?

  • berwarna putih keabu-abuan atau sedikit kuning
  • beraroma seperti klorin
  • bertekstur jelly dan berubah menjadi cair dalam waktu 30 menit
  • memiliki rasa yang sedikit manis

Tekstur semen akan berubah ketika Anda ejakulasi. Cairan semen yang sudah terpapar udara akan mendingin dan berubah menjadi lebih cair dalam beberapa menit.

Semen mengandung protein yang membantu sperma untuk melekat pada vagina, mencegah semen mencair secara cepat, serta meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan. Seiring bertambahnya usia, cairan semen yang keluar saat ejakulasi pun semakin menurun.

Nah, dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa sperma yang menggumpal dan berbentuk seperti jelly merupakan hal yang normal adanya.

Faktor yang memengaruhi semen menggumpal
Mungkin, pada beberapa waktu tertentu, Anda mendapati tekstur semen berubah. Terkadang semen yang membawa sperma sangat kental, menggumpal, dan seperti jelly. Bisa juga kadang tekstur semen Anda lebih cair.

Sebetulnya, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tekstur sperma Anda, antara lain:

1. Dehidrasi
Semen mengandung banyak air. Ketika tubuh kekurangan cairan, hal ini tentu memengaruhi tekstur semen. Akibatnya, sperma yang keluar mungkin saja lebih kental, menggumpal, dan sperma berbentuk seperti jelly.

Untuk menjaga agar sperma tetap sehat, tentu Anda perlu minum banyak air. Tak hanya cairan ejakulasi yang sehat, Anda juga akan lebih sehat secara keseluruhan.

Baca Juga :Air Mani Tidak Bisa Keluar

2. Hormon tidak seimbang
Semen mengandung banyak hormon. Di antaranya testosteron dan beberapa hormon steroid yang mampu melindungi sperma saat berjalan menuju vagina. Keseimbangan hormon dipengaruhi oleh umur, diet, dan aktivitas fisik.

Ketidakseimbangan hormon juga dapat memengaruhi semen, medium pembawa sperma, jadi menggumpal dan berbentuk seperti jelly.

Ketidakseimbangn hormon ini bisa menunjukkan ciri-ciri, seperti menurunnya gairah seksual, sulit ereksi dan mempertahankannya, rambut rontok, kelelahan, peningkatan atau penurunan berat badan, serta kehilangan massa otot.

3. Infeksi
Dalam beberapa kasus, tekstur semen yang membawa sperma cenderung lebih kental akibat infeksi. Ketika terjadi infeksi di area genital, tubuh meningkatkan produksi sel darah putih.

Hal ini bisa memengaruhi penurunan semen dan menurunkan konsentrasi sperma dalam semen, serta berdampak pada bentuk sperma.

Studi dalam Journal Of Assisted Reproduction And Genetics juga mengungkapkan, infeksi tersebut menyebabkan sperma lebih kental dan membuat tekstur semen berbentuk seperti jelly. Tentunya hal ini berdampak pada kualitas kesehatan sperma.

Bila Ada menemui masalah infeksi ini, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan secara tepat.

Air Mani Tidak Bisa Keluar Air Mani Tidak Bisa Keluar

id-conception.net Panik banget sih pas lagi enak enak terus klimaks ,gak taunya gak keluar apa apa? Wakwaw . Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Air Mani Tidak Bisa Keluar. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Air Mani Tidak Bisa Keluar

Ketika air mani tidak keluar, apa mungkin bisa hamil?
Air mani adalah cairan yang diproduksi saat seorang laki-laki melakukan ejakulasi. Dalam cairan ini terdapat banyak jumlah sperma. Sekali ejakulasi, dalam air mani laki-laki bisa terkandung sebanyak 300 juta sperma yang siap meluncur masuk ke dalam vagina.

Saat sperma berhasil masuk dan bertemu dengan sel telur wanita, maka kehamilan bisa terjadi. Sperma yang akan membuahi sel telur wanita selanjutnya berkembang menjadi zigot. Inilah prinsipnya, sperma harus bertemu dahulu dengan sel telur kemudian hamil.

Lantas, kalau tidak ada sperma yang masuk menemui sel telur, apakah kehamilan akan terjadi? Jawabannya tentu tidak. Ketika sel telur tidak dibuahi oleh satu sperma pun, sel telur lama kelamaan justru akan luruh, hingga terjadilah siklus menstruasi.

Jadi bila saat penetrasi penis dalam kondisi kering, tidak ada cairan sama sekali, bisa dibilang kemungkinan hamil hampir tidak ada. Pasalnya, sperma tidak bisa hidup dan bergerak tanpa cairan mani pria.

Tidak keluar air mani belum tentu tidak keluar cairan praejakulasi
Ketika penis ereksi, sebelum seorang pria mencapai fase ejakulasi (mengeluarkan semen) biasanya ada cairan praejakulasi yang diproduksi dan akan keluar terlebih dahulu. Jumlah cairan ini jauh lebih sedikit dibandingkan semen. Seorang pria tidak bisa mengontrol produksi cairan ini secara sadar.

Nah, jika cairan ini sudah keluar dan masuk ke dalam vagina, kemungkinan hamil akan ada. Sebab, meskipun sedikit jumlah cairannya, cairan praejakulasi ini tetap mengandung ribuan sperma.

Ini artinya, sel telur tetap bisa dibuahi oleh sperma dari cairan praejakulasi ini. Jadi kalau air mani tidak keluar tetapi cairan pre-ejakulasi ini keluar, maka kemungkinan hamil tetap ada.

Intinya begini, selama penis dalam keadaan kering sama sekali alias tidak ada cairan apa pun yang keluar, baik air mani maupun praejakulasi, kecil sekali atau hampir tidak ada kemungkinan wanita bisa hamil. Namun, bila Anda tidak sampai ejakulasi (orgasme) tapi penis masih basah karena cairan praejakulasi, tetap ada peluang hamil.

Jadi kalau Anda belum mau hamil, gunakan kontrasepsi yang aman saat berhubungan seks. Misalnya kondom atau pil KB. Sedangkan bila Anda sedang mengusahakan kehamilan tapi suami tak juga keluar air maninya, segera konsultasikan dengan dokter.

Cari tahu apa penyebab air mani Anda tidak keluar
1. Ejakulasi retrograde
Ejakulasi retrograde adalah kondisi yang terjadi ketika air mani yang seharusnya dikeluarkan dari penis justru masuk ke arah kandung kemih. Ini karena otot leher kandung kemih yang tidak bisa mengencang selama orgasme. Kondisi ini disebut juga dengan orgasme kering.

Meskipun seorang pria sudah mencapai klimaks seksualnya, ejakulasi retrograde membuat air mani yang keluar penis jadi sangat sedikit atau bahkan tidak ada air maninya. Ejakulasi retrograde tidak memengaruhi kemampuan seorang pria untuk mencapai klimaks, ini adalah masalah pada arah keluarnya air mani yang justru masuk ke dalam kandung kemih.

Ketika air mani yang keluar masih ada sedikit, kemungkinan untuk hamil tetap ada tapi cenderung lebih sulit. Maka itu, salah satu gejala ejakulasi retrograde adalah sulit punya keturunan.

Baca Juga :Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma

Jika Anda dengan pasangan sudah berhubungan intim secara teratur selama satu tahun atau lebih tetapi belum hamil juga, sebaiknya kunjungi dokter kandungan.

2. Ejakulasi tertunda
Ejakulasi tertunda adalah kondisi ketika seorang pria membutuhkan rangsangan seksual yang lebih lama dan intens. Dalam beberapa kasus, ejakulasi bahkan tidak dapat dicapai sama sekali tanpa rangsangan yang tepat.

Meskipun kondisi ini tak menimbulkan risiko medis yang serius, biasanya pria jadi stres hingga akhirnya kurang puas berhubungan intim. Memang pria tersebut jadi sulit mengeluarkan sperma dan membuahi sel telur di dalam vagina.

Bisa hamil atau tidak karena kondisi ini tergantung oleh penyebabnya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, minum obat, atau gangguan mental.

Penanganan yang dilakukan biasanya Anda harus bekerja sama dengan pasangan untuk mencari rangsangan yang paling memuaskan. Selain itu, jika perlu dokter juga akan memberikan obat khusus untuk mengobati penyebabnya. Jika secara fisik tidak ditemukan apa penyebabnya, kemungkinan Anda perlu menjalani terapi psikologis.

Jika penanganan yang ditawarkan tidak ada yang berhasil, masih cara untuk hamil. Misalnya dengan metode khusus seperti dokter mengambil sperma di dalam tubuh pria dan dimasukkan ke dalam vagina pasangan wanitanya saat masa subur. Metode ini dikenal dengan istilah injeksi sperma atau ICSI.

Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma

id-conception.net Ada dompet tanpa uang,begitu juga dengan air mani,ada air mani tanpa sperma,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma

Sekilas tentang proses pembentukan sperma
Secara umum, sistem reproduksi pria terdiri dari testis, prostat, penis, skortum (buah zakar), epididimis, vas deferens, dan uretra (saluran kencing).

Sebelum menjadi sel sperma yang siap membuahi sel telur, sperma membutuhkan banyak tahapan dan waktu yang lama. Sperma sendiri diproduksi di bagian tubulus seminiferus di dalam testis pria. Proses pembentukan sel sperma di dalam testis dinamakan spermatogenesis. Sel sperma yang sudah matang sempurna kemudian akan dikeluarkan dari epipidimis melalui selang pengangkut vas deferens menuju saluran uretra.

Selama perjalanannya, sperma yang matang ini akan melewati beberapa organ penting, seperti veskulas seminalis dan prostat. Kedua organ tersebut masing-masing akan mengeluarkan cairan khusus untuk mengencerkan sperma dan menciptakan cairan lengket putih susu yang kita kenal sebagai air mani.

Nah, untuk mengeluarkan air mani atau mencapai ejakulasi, pria membutuhkan sebuah rangsangan dengan melihat atau merasakan sesuatu yang membangkitkan gairah seksualnya.

Jenis-jenis azoospermia
Berdasarkan penyebabnya, kondisi ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Azoospermia pretesticuler
Kondisi ini terjadi ketika sesorang pria mengalami gangguan hormon seks yang memengaruhi produksi sperma di testis. Ada beberapa hal yang bisa menyebab kondisi ini. Beberapa di antaranya seperti:

Kallman sindrom. Kallman sindrom adalah kelainan genetik bawaan pada kromosom X. Kondisi ini ditandai dengan rendahnya kadar hormon gonadotropin (GnRH) dan menurunnya fungsi indra penciuman. GnRH sendiri bertugas untuk merangsang kelejar hipofisis untuk mengeluarkan hormon yang merangsang pembuatan sperma.

Gangguan hipotalamus atau kelenjar pituitari di otak. Kondisi ini disebabkan akibat paparan radiasi atau obat-obatan tertentu, terutama yang digunakan dalam pengobatan kemoterapi. Tak hanya itu, pengaruh alkohol, rokok, dan narkotika juga bisa memicu terjadinya gangguan hipotalamus di otak.

2. Azoospermia testiculer
Kondisi ini disebabkan karena seorang pria mengalami kerusakan pada struktur atau fungsi testinya. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi ini. Beberapa di antaranya seperti:

Infeksi di saluran reproduksi. Seorang pria yang memiliki riwayat penyakit epididimitis dan uretritis lebih mungkin untuk mengalami kondisi ini.

Orchitis.Orchitis adalah peradangan yang terjadi pada salah satu satu atau kedua testis dalam skrotum. Penyakit ini bisa membuat testis atau buah zakar membengkak karena testis terinfeksi virus gondok.

Cedera. Mengalami cedera di bagian selangkangan atau bahkan alat kemaluan karena kecelakaan atau benturan keras bisa juga menyebabkan kondisi ini.

Anorchia. Anorchia dikenal juga dengan sebutan ‘sindrom testis hilang’. Kondisi ini terjadi ketika testis tidak muncul atau hilang setelah tahap kritis pembentukan organ seks, yaitu antar minggu 12-14. Bayi dengan kondisi ini akan tetap memiliki penis dan skrotum, tapi testisnya tidak ada.

Kriptorkismus. Kondisi ini terjadi ketika testis bayi laki-laki tidak turun ke dalam skrotum saat lahir. Normalnya, pada trimester ketiga kehamilan testis akan turun secara alami melalui rongga perut dan menempati skrotum. Namun pada bayi yang lahir dengan kondisi ini, testisnya tetap berada di dalam rongga perut dan tidak berada di skrotum.

Sindrom Klinefelter.
Sindrom klinefelter adalah kelainan bawaan yang menyebabkan seorang pria memiliki kelebihan kromosom X. Pria dengan kondisi ini mungkin tidak mengalami masa pubertas sebagaimana mestinya. Sebaliknya,mereka justru memunculkan beberapa karakteristik wanita.

Riwayat penyakit tertentu. Beberapa penyakit seperti diabetes, sirosis, atau gagal ginjal bisa meningkatkan risiko pria mengalami kondisi ini. Obat-obatan tertentu. Terapi kemoterapi atau paparan radiasi juga bisa menyebabkan seorang pria terkena azoospermia.

3. Post-testicular azoospermia
Kondisi ini terjadi ketika sperma yang dihasilkan di testis justru tidak bisa dikeluarkan dari penis. Dalam banyak kasus, penyebab inilah yang paling sering dialami pria dengan azoospermia. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi. Beberapa di antaranya seperti:

Vasektomi. Vasektomi adalah proses operasi pemotongan vas deferens (saluran berbentuk tabung kecil di dalam skrotum yang membawa sperma dari testikel menuju penis).

Baca Juga :Orgasme Kering Pria Bisa Hamilin Cewek

Ejakulasi retrograde. Ketika pria mencapai orgasme, penis biasanya akan berejakulasi dengan menembakkan air mani keluar dari lubang penis. Namun, air mani pria dengan kondisi ini justru tidak keluar lewat lubang penis, melainkan berbalik ke atas hingga masuk dalam kandung kemih.

Azoospermia obstruktif. Kondisi ini terjadi ketika tabung yang membawa sperma dari testis ke penis mengalami penyumbatan.

Berbagai pilihan perawatan untuk azoospermia
Jangan langsung berkecil hati ketika dokter memberi tahu kalau Anda dokter mengalami azoospermia. Dengan perawatan dan pengobatan yang tepat, pria dengan kondisi ini tetap memiliki peluang untuk memiliki momongan, kok. Berikut beberapa jenis pengobatan untuk pria dengan azoospermia:

Operasi. Jika kondisi Anda disebabkan karena adanya penyumbatan di saluran yang membawa sperma dari testis ke penis, operasi adalah pilihan terbaik. Semakin cepat penyumbatan tersebut ditangani, maka besar kemungkinan operasi akan berhasil. Jika operasi berhasil, peluang Anda untuk cepat memiliki momongan juga besar.

Bayi tabung. Ada cara lain yang bisa dilakukan jika Anda mengalami penyumbatan tapi tidak ingin operasi. Salah satu caranya adalah dengan mengambil sampel sperma dari testis dan kemudian digunakan dalam fertilisasi in vitro (IVF) alias bayi tabung.

Orgasme Kering Pria Bisa Hamilin Cewek Orgasme Kering Pria Bisa Hamilin Cewek

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Orgasme Kering Pria Bisa Hamilin Cewek. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Orgasme Kering Pria Bisa Hamilin Cewek

Orgasme kering, ketika penis tidak berhasil ejakulasi
Orgasme kering pada pria, atau bisa juga disebut anejakulasi orgasmik, adalah kondisi ketika pria sudah mencapai klimaks tapi tidak bisa ejakulasi alias mengeluarkan air mani dan spermanya. Maka itu kondisi ini disebut orgasme kering.

Biasanya, kondisi ini bukanlah masalah yang mesti dicemaskan karena tak termasuk gangguan yang serius. Pasalnya, terkadang hal ini bisa hilang dengan sendirinya. Namun, ini bisa jadi masalah jika Anda dan pasangan sedang dalam program punya anak.

Bila Anda pernah sesekali mengalami hal ini, jangan panik karena belum tentu orgasme kering ini memengaruhi kesuburan Anda. Sementara, bagi Anda yang sering mengalami hal ini, ejakulasi bisa dirangsang dengan melakukan terapi vibrator.

Terapi vibrator ini bisa meningkatkan stimulasi yang dapat mengembalikan fungsi seksual pada tubuh pria.

Penyebab orgasme kering
Ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya orgasme kering pada pria, yaitu

Riwayat operasi
Pria yang pernah melakukan operasi untuk menghilangkan prostat dan kelenjar getah bening sekitar (prostatektomi radikal) atau operasi untuk menghilangkan kandung kemih (sistektomi), cenderung lebih mungkin mengalami hal ini.

Prosedur tersebut biasanya harus dijalani oleh para penderita kanker prostat dan kanker kandung kemih. Saat seorang pria melakukan salah satu dari prosedur operasi yang telah disebutkan, maka alat kelaminnya tidak akan bisa lagi memproduksi air mani.

Mengalami ejakulasi retrograd
Sementara, pada kasus lain, orgasme kering dapat terjadi saat alih-alih keluar dari penis, air mani justru masuk ke dalam kandung kemih saat sedang berhubungan seksual. Kondisi ini disebut sebagai ejakulasi retrograd

Ejakulasi retrograd biasanya merupakan konsekuensi yang terjadi saat seorang pria menjalani prosedur kesehatan, seperti operasi dan pengobatan untuk penyakit tertentu, seperti terapi radiasi untuk pengobatan kanker prostat, operasi laser, dan penggunaan obat-obatan untuk penyakit tekanan darah tinggi.

Saluran sperma tersumbat
Menurut sebuah artikel yang dimuat oleh Mayo Clinic, Kondisi lain yang menjadi penyebab orgasme kering adalah saluran sperma yang tersumbat. Masalahnya tidak terletak pada produksi sperma, tapi pada pipa saluran sperma yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Saluran sperma yang tersumbat mengakibatkan sperma tidak bisa keluar dari penis dan orgasme kering pun terjadi.

Baca Juga :Diferensiasi Sperma Dari Warnanya

Keturunan
Kasus lain yang mungkin menjadi penyebab terjadinya orgasme kering pada pria adalah alasan genetik atau keturunan. Biasanya, kondisi ini berupa abnormalitas pada sistem reproduksi seorang pria, salah satunya orgasme kering.

Orgasme berulang kali dengan jeda yang dekat
Orgasme berulang kali juga bisa menjadi alasan terjadinya orgasme kering. Saat seorang pria melakukan orgasme berulang kali dalam jarak waktu berdekatan, orgasme kering mungkin terjadi. Namun, kondisi ini akan segera kembali seperti semula setelah pria tersebut beristirahat untuk beberapa waktu.

Sedang stres
Stres atau masalah kesehatan mental juga bisa menjadi pemicu orgasme kering pada pria terjadi. Namun, kondisi dengan penyebab ini dapat terjadi tergantung pada situasi. Maksudnya, pria tersebut mungkin melakukan orgasme dan ejakulasi dengan normal pada satu masa, dan mengalami orgasme kering pada masa lainnya.

Diferensiasi Sperma Dari Warnanya Diferensiasi Sperma Dari Warnanya

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Diferensiasi Sperma Dari Warnanya. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Diferensiasi Sperma Dari Warnanya

Beragam warna sperma dan penyebabnya
Berikut adalah beragam warna pada sperma serta artinya bagi kesehatan:

1. Jernih, putih, atau abu-abu
Semen berwarna putih, abu-abu, atau jernih tanpa warna menandakan kondisi sperma yang sehat. Semen dengan karakteristik seperti ini biasanya juga memiliki tekstur kental yang menandakan banyaknya jumlah sel sperma.

Akan tetapi, beberapa orang mungkin memiliki sperma yang encer walaupun warnanya normal. Semen yang encer umumnya disebabkan karena jumlah sperma sedikit, sering ejakulasi, kekurangan asupan zinc, atau semen yang keluar adalah cairan praejakulasi.

2. Kuning atau kehijauan
Semen dengan warna kuning atau kehijauan menandakan beragam kondisi terkait kesehatan sperma. Pada umumnya, warna kuning atau kehijauan disebabkan oleh faktor berikut:

Pola makan
Makanan mengandung pewarna, makanan tinggi kandungan sulfur seperti bawang putih, serta alkohol bisa menyebabkan perubahan warna semen menjadi kuning.

Semen bercampur dengan urine
Semen dan urine keluar dari saluran yang sama, yakni uretra. Sisa urine dalam uretra bisa bercampur dengan semen dan mengubah warnanya menjadi kuning.

Jaundice (kekuningan)
Kondisi ini terjadi akibat penumpukan bilirubin dalam tubuh. Bilirubin adalah pigmen yang dihasilkan dari penguraian sel darah merah di dalam hati. Warna kuning juga dapat muncul pada bagian putih mata dan kulit.

Leukositospermia
Terlalu banyak sel darah putih dalam semen bisa merusak sperma dan mengubah warna semen menjadi kuning. Penyebabnya bisa berasal dari infeksi prostat, penyakit menular seksual, atau penyakit autoimun.

Infeksi prostat
Bakteri pada saluran kemih dapat berpindah menuju kelenjar prostat dan menyebabkan infeksi. Penyakit ini juga ditandai dengan sulit buang air kecil, nyeri saat buang air kecil dan ejakulasi, serta demam dan menggigil.

3. Merah muda, merah, jingga, atau cokelat
Warna merah mudah atau merah pada semen menandakan darah yang masih segar. Sementara itu, warna jingga dan kecokelatan berasal dari darah yang sudah lama bercampur dengan sperma. Warna darah menjadi gelap setelah terpapar oksigenKondisi ini dikenal juga sebagai hematospermia dan disebabkan oleh faktor berikut:

Penyakit menular seksual
Penyakit menular seksual bisa berupa herpes, klamidia, sifilis, dan gonore. Penyakit ini juga memiliki gejala berupa nyeri saat buang air kecil, ruam dan gatal pada penis, nyeri pada testis, serta keluar cairan kekuningan dari penis.

Baca Juga :Ciri Sperma Yang Sehat Para Pria

Infeksi prostat
Tanpa penanganan yang tepat, infeksi pada kelenjar prostat dapat bertambah parah dan membuat semen bercampur dengan darah.

Operasi kelenjar prostat
Prosedur operasi akan melukai jaringan di sekitarnya. Darah yang keluar dari luka dapat terbawa ke dalam uretra dan keluar bersama semen.

Masturbasi berlebihan atau hubungan seksual yang kasar
Kebiasaan ini bisa memicu keluarnya darah sehingga semen berwarna kemerahan.

Kanker prostat, testis, atau uretra
Warna sperma yang kemerahan bisa menjadi gejala kanker prostat, testis, atau uretra. Penderita umumnya juga mengalami nyeri pada testis, skrotum, perut dan punggung bagian bawah, serta area organ intim.

4. Hitam
Warna hitam pada semen biasanya juga berasal dari darah. Namun, darah telah lama berada dalam tubuh dan banyak terpapar oksigen sehingga warnanya menjadi gelap. Selain itu, semen yang berwarna hitam juga dapat disebabkan oleh faktor berikut:

Paparan logam berat seperti timbal, nikel, dan mangan. Logam berat bisa berasal dari makanan, air, atau lingkungan yang terkontaminasi.
Cedera pada tulang belakang sehingga mengganggu fungsi vesikula seminalis. Vesikula seminalis adalah kelenjar yang menghasilkan sperma.
Warna semen dipengaruhi oleh gen, pola makan, serta kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Perubahan warna semen dan sperma adalah hal yang wajar, asalkan tidak disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan.

Segera periksakan diri Anda apabila perubahan warna disertai dengan bau tidak sedap, keluarnya cairan kekuningan, iritasi pada organ intim, atau nyeri saat buang air kecil. Hal ini dapat menandakan infeksi yang perlu ditangani secara medis.

Ciri Sperma Yang Sehat Para Pria Ciri Sperma Yang Sehat Para Pria

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Ciri Sperma Yang Sehat Para Pria. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Ciri Sperma Yang Sehat Para Pria

Mengetahui ciri-ciri sperma sehat
Sperma yang sehat adalah ciri kesuburan dari seorang laki-laki. Tidak hanya itu, kualitas sperma juga berperan penting terhadap kesehatan dari kehamilan pasangan, serta kesehatan bayi. Ciri sperma yang sehat biasanya tergantung dari kesehatan internal yang baik serta gaya hidup yang sehat.

1. Jumlah sperma
Jumlah sperma merupakan salah satu hal yang menentukan kualitas sperma. Normalnya, sperma yang sehat biasanya memiliki ciri dengan jumlah di atas 15 juta setiap milimeter semen (air mani).

Dilihat dari kondisi ini, sperma yang sehat berarti memiliki jumlah yang cukup, sehingga memiliki peluang yang besar agar membuahi sel telur. Jika sperma terlalu sedikit dari angka minimum atau sperma tidak keluar, kemungkinan terjadinya kehamilan pada pasangan juga cenderung rendah.

2. Pergerakan sperma
Ciri sperma sehat berikutnya adalah pergerakan atau motilitas sperma. Menurut sebuah artikel yang dimuat di Mayo Clinic, untuk bisa berhasil membuahi sel telur, sperma harus bisa bergerak dengan cara berenang ke dalam rahim wanita.

Sperma Anda akan tergolong sehat jika setidaknya, 40% dari sperma Anda bisa berenang dengan baik. Normalnya, sperma mampu bergerak lincah dan berenang melalui serviks, uterus, dan tuba falopi untuk mencapai sel telur. Ciri sperma sehat inilah yang dinamakan dengan motilitas sperma.

Oleh karenanya, jika ciri sperma ini menunjukkan pergerakan yang kurang baik, mungkin sebenarnya ini adalah pertanda bahwa Anda memiliki sperma yang tidak sehat.

3. Struktur sperma
Selanjutnya, ciri sperma yang sehat adalah struktur dari sperma itu sendiri. Normalnya, sperma memiliki struktur kepala yang oval dan ekor yang panjang jika dilihat melalui mikroskop. Struktur sperma yang lengkap dan sempurna adalah ciri bahwa Anda memiliki sperma dengan kualitas yang baik.

Di samping itu, struktur sperma yang normal juga mendukung kelincahan dan kemampuan sperma untuk berenang di dalam rahim. Dengan begitu, sperma bisa bertemu dan membuahi sel telur sehingga terjadi kehamilan. Maka itu, jika struktur sperma Anda tidak sempurna, hal ini mungkin terjadi akibat kelainan sperma atau tidak sehat.

4. Likuifaksi sperma
Untuk menentukan kualitas sperma yang baik yang mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya adalah likuifasi. Artinya, sperma yang kemampuannya dalam berubah dari gel menjadi cairan tergolong sempurna. Hal inilah yang dinamakan likuifaksi sperma.

Umumnya dalam suhu ruangan, kemampuan semen dapat mencair dari bentuk kental sekitar 15-20 menit. Sperma yang tidak mencair pada rentang waktu tersebut akan sulit atau tidak dapat berenang menuju sel telur. Maka dari itu, ciri sperma sehat yang satu ini juga tidak sebaiknya diabaikan jika Anda ingin membuahi sel telur dan berakhir pada kehamilan pasangan Anda.

5. pH sperma
Ciri selanjutnya adalah kadar pH dari sperma. Tidak hanya tekstur dan struktur sperma, pH semen juga menjadi salah satu tolok ukur kesuburan laki-laki. Sperma berkualitas baik memiliki ciri pH sekitar 7,2-7,8 alias basa. Kadar pH semen yang rendah dapat mengindikasikan infeksi pada kesehatan organ pria.

6. Total jumlah semen
Jumlah semen atau air mani yang diproduksi saat Anda sedang ejakulasi rupanya juga menjadi tanda sperma yang sehat. Sebagai seorang laki-laki, Anda dikatakan memiliki sperma yang sehat jika Anda mampu menghasilkan sekitar 2-5 ml semen dalam satu kali ejakulasi.

Sebaliknya, jika Anda memiliki semen di bawah jumlah normal, besar kemungkinan bahwa Anda memiliki masalah kesehatan pada kelenjar prostatnya. Akan tetapi, kelebihan jumlah sperma juga dapat menandakan konsentrasi sperma yang terlalu cair.

Anda pun perlu tahu bahwa dalam rangka memastikan apakah sperma yang Anda miliki tergolong sehat atau tidak, Anda tidak bisa melakukannya sendiri. Hal ini disebabkan ciri sperma yang sehat tidak bisa dilihat dengan kasatmata. Bila Anda ingin mengetahuinya lebih detail, ada baiknya konsultasikan ke dokter atau lakukan pemeriksaan di laboratorium.

Menjaga kualitas sperma atau ciri sperma sehat
1. Utamakan diet sehat
Jika Anda ingin menjaga kualitas sperma, akan lebih baik bila Anda bisa menjaga pola makan yang sehat. Anda bisa memulainya dengan mengonsumsi berbagai makanan berserat misalnya sayur dan buah. Kedua jenis makanan tersebut juga kaya akan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.

Melakukan diet sehat juga mampu membantu Anda memperbaiki kualitas sperma Anda menjadi lebih sehat.

Baca Juga :Ciri Sperma Tidak Sehat

2. Kelola stres
Langkah selanjutnya yang bisa Anda ambil untuk meningkatkan kualitas sperma agar tetap sehat dan baik adalah mengelola stres. Anda tidak perlu berlarut-larut dalam tekanan, karena hal tersebut bisa memicu stres.

Masalahnya, stres yang berlebihan dapat mengganggu kerja hormon yang memproduksi sperma hingga gairah seksual yang menurun. Akan lebih baik jika Anda melakukan hobi atau hal-hal lain yang Anda sukai untuk menetralisir perasaan Anda. Anda juga bisa berolahraga untuk meredakan stres.

3. Hindari alkohol dan rokok
Agar memiliki ciri sperma yang sehat, cobalah untuk menghindari alkohol yang dapat memengaruhi kesuburan Anda. Pasalnya, alkohol dapat memberi pengaruh pada kerja hormon testosteron, sehingga bisa menurunkan kerja sperma. Selain itu, hindari merokok karena kemungkinan ada dampak merokok terhadap kesuburan . Hindari keduanya untuk mendapatkan sperma yang lebih sehat.

4. Olahraga
Cara yang bisa Anda lakukan agar memiliki ciri sperma yang sehat adalah rajin berolahraga. Olahragalah secara teratur, tapi jangan berlebihan. Olahraga mampu memperbaiki kualitas sperma dari segi struktur, kuantitas, dan pergerakan. Hindari aktivitas fisik yang berat karena dapat meningkatkan hormon stres dan menurunkan kualitas semen.

Jika Anda penasaran apakah Anda memiliki ciri sperma yang sehat di atas, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, Anda dapat menerapkan gaya hidup sehat untuk meningkatkan kualitas sperma.

Ciri Sperma Tidak Sehat Ciri Sperma Tidak Sehat

id-conception.net Mandul adalah salah satu sebutan untuk mereka yang memiliki tingkat kesuburan sperma yang dibawah rata-rata. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Ciri Sperma Tidak Sehat. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Ciri Sperma Tidak Sehat

Beragam tanda sperma tidak sehat
Melansir dari laman Mayo Clinic, kualitas sperma bisa ditentukan dari struktur (bentuk), jumlah, dan kemampuan geraknya.

Kelainan pada ketiga aspek ini dapat menandakan kondisi tertentu yang menyebabkan penurunan kualitas sperma. Berikut adalah tanda-tanda dari sperma yang tidak sehat:

1. Jumlah sperma sedikit
Pada keadaan normal, seorang pria mampu mengeluarkan semen (air mani) yang mengandung lebih dari 15 juta sel sperma per mililiternya.

Apabila jumlahnya kurang dari angka tersebut, hal ini bisa jadi ciri bahwa sperma Anda tidak sehat.Beberapa pria bahkan bisa mengalami azoospermia, yakni keadaan ketika semen tidak mengandung sel sperma sama sekali.Kondisi ini dapat menurunkan peluang untuk memiliki anak sebab tidak banyak sperma yang bersaing menuju sel telur.

Secara kasat mata, semen yang hanya mengandung sedikit sel sperma akan tampak lebih encer dan berair. Oleh karena teksturnya encer, semen juga tidak erlalu lengket seperti pada umumnya.Apabila diamati dengan saksama, warna semen bukan lagi putih pekat ataupun kelabu. Anda mungkin mendapati warnanya lebih pudar atau cenderung tembus pandang menyerupai air.

2. Kelainan bentuk sel sperma
Sel sperma normal memiliki bagian kepala berbentuk lonjong dan ekor yang panjang.

Sementara sel sperma yang tidak sehat memiliki ciri khas berupa kelainan bentuk, baik pada kepala, ekor, maupun bagian lainnya.Setiap pria sebenarnya akan menghasilkan sperma dengan bentuk yang tidak normal. Jumlah sperma yang tidak normal bahkan bisa menyamai jumlah sperma yang sehat.Hal ini amat wajar selama sperma yang sehat bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Sayangnya, bentuk sel sperma tidak bisa dideteksi dengan mata telanjang.Diperlukan uji analisis sperma untuk mengetahui besarnya persentase sel sperma normal. Kehamilan biasanya lebih lama terjadi jika jumlah sel sperma normal kurang dari 4 persen.

Baca Juga :Makanan Yang Baik Untuk Sperma

3. Sperma tidak cukup lincah
Sel sperma harus mampu berenang dengan lincah menyusuri mulut rahim hingga tuba falopi untuk dapat membuahi sel telur.Tidak adanya kemampuan ini menjadi ciri lain dari sel sperma yang tidak sehat.Berkurangnya kelincahan sperma dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Mulai dari gangguan fungsi organ reproduksi yang dibawa sejak lahir hingga infeksi, cedera, operasi, serta kelainan fungsi dan bentuk testis.Seperti bentuk sel sperma, kelincahan sel sperma juga hanya bisa diukur melalui uji analisis sperma. Hasil uji menggambarkan persentase sel sperma yang mampu bergerak. Sel sperma tergolong tidak sehat jika yang mampu bergerak kurang dari 32 persen.

Ciri sperma yang tidak sehat tergambarkan dari jumlahnya yang sedikit, bentuknya yang tidak normal, serta kemampuan geraknya yang terbatas.Oleh sebab itu, metode terbaik untuk menguji kualitas sperma Anda adalah dengan menjalani pemeriksaan laboratorium.Cobalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sehingga Anda dapat mengetahui langkah awal yang perlu dilakukan.

Makanan Yang Baik Untuk Sperma Makanan Yang Baik Untuk Sperma

id-conception.net Untuk memaksimalkan kualitas suatui sperma,dibutuhkan beberapa bentuk dan jenis makanan yang memiliki tingkat protein yang tinggi,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Makanan Yang Baik Untuk Sperma. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Makanan Yang Baik Untuk Sperma

Tiram
Salah satu makanan yang dapat meningkatkan kualitas sperma adalah tiram. Pasalnya, di dalam makanan ini terdapat salah satu nutrisi yang baik demi meningkatkan kualitas sperma. Nutrisi tersebut adalah seng.

Pasalnya, tidak hanya meningkatkan kualitas, seng juga dapat membantu Anda meningkatkan jumlah sperma yang Anda produksi. Oleh karena itu, pria yang tidak subur biasanya memiliki kadar seng yang lebih rendah dibanding pria yang subur. Dengan meningkatkan asupan seng untuk kesehatan sperma ini, Anda mungkin bisa meningkatkan kesuburan Anda.

Selain pada tiram, Anda juga bisa menemukan seng dalam beberapa jenis makanan lain seperti daging merah, sereal yang telah difortifikasi, kepiting, dan produk olahan susu.

Sayuran hijau
Makanan lain yang dapat Anda konsumsi demi meningkatkan kualitas sperma adalah sayuran hijau. Pasalnya, di dalam gandum utuh terdapat nutrisi lain yang baik untuk sperma, salah satunya adalah folat atau vitamin B9. Nutrisi dalam makanan yang baik untuk sperma ini sebenarnya juga bisa dikonsumsi wanita baik saat mempersiapkan kehamilan, maupun saat sedang hamil.

Sementara itu, pria membutuhkan folat untuk meningkatkan kualitas sperma agar bisa membuahi sel telur. Demi mendapatkan nutrisi yang baik untuk sperma ini, Anda juga bisa menemukannya dalam berbagai jenis makanan termasuk buah-buahan seperti buah jeruk, kacang-kacangan dan juga biji-bijian.

Tidak hanya itu, kandungan folat yang baik untuk meningkatkan kualitas sperma juga bisa Anda temui pada makanan lain seperti sereal yang telah difortifikasi, hingga gandum utuh.

Makanan laut
Makanan lain yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan kualitas sperma adalah makanan laut, khususnya ikan. Di dalam makanan laut terdapat salah satu nutrisi yang baik untuk meningkatkan kualitas sperma, yaitu vitamin B12.

Jika vitamin B9 atau folat baik untuk dikonsumsi demi meningkatkan sperma, maka Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan vitamin B12 yang bisa Anda temukan dalam makanan ini juga bisa meningkatkan kualitas sperma secara keseluruhan.

Sebuah penelitian yang dimuat di dalam jurnal Biomolecules juga menyatakan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12 dapat meningkatkan jumlah, motilitas, hingga mengurangi kerusakan dari DNA sperma.

Selain makanan laut, Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B12, seperti daging hingga produk olahan susu.

Buah-buahan
Untuk meningkatkan kualitas sperma, Anda juga bisa mengonsumsi berbagai buah-buahan. Namun, bukan sembarang buah, ya. Sebaiknya, pilih buah yang kaya akan vitamin C. Pasalnya, nutrisi yang juga tidak kalah penting dengan nutrisi lain dalam makanan yang dapat meningkatkan kualitas sperma adalah vitamin C.

Sebagai antioksidan, vitamin C memiliki peranan penting pada kesuburan pria. Pasalnya, dengan mengonsumsi vitamin C dalam makanan yang baik dalam meningkatkan kualitas sperma, Anda dapat meningkatkan motilitas, jumlah, dan morfologi dari sel sperma.

Untuk mendapatkan asupan vitamin C dalam makanan yang baik untuk sperma, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan sitrus seperti jeruk dan lemon. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengonsumsi buah-buahan lain seperti kiwi dan stroberi. Selain itu, mengonsumsi paprika, sayur-sayuran lain seperti tomat, brokoli, hingga kentang juga baik untuk kesehatan sperma.

Baca Juga :Meningkatkan Kualitas Sperma

Jamur
Mengonsumsi jamur juga bisa membantu Anda meningkatkan kualitas sperma. Di dalam jenis makanan ini terdapat salah satu vitamin yang baik untuk sperma, yaitu vitamin D.

Vitamin D tidak hanya diperlukan untuk kesehatan tulang dan gigi, tetapi vitamin D juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas sperma Anda. Ternyata, vitamin D termasuk dalam nutrisi yang baik untuk sperma dapat mendukung pergerakan sperma.

Anda bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi. Namun, Anda juga bisa mendapatkan vitamin D dari sumber lain. Ada banyak makanan lain selain kacang-kacangan dan biji-bijian yang kaya akan vitamin D dan bisa Anda konsumsi.

Di antaranya adalah ikan berlemak, margarin yang kaya vitamin D, keju, kuning telur, hingga jamur.

Kacang-kacangan dan biji-bijian
Di dalam kacang-kacangan dan biji-bijian terdapat nutrisi yang baik untuk sperma, salah satunya adalah vitamin E. Tahukah Anda bahwa vitamin E juga salah satu jenis antioksidan yang dapat ditemukan dalam makanan dan baik dalam meningkatkan kesuburan sperma pada tubuh pria? Ya, vitamin E memang salah satu nutrisi dalam makanan yang dapat membantu menghalangi kerusakan sperma.

Anda juga bisa mendapatkannya dari sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, serta makanan-makanan lain yang juga tak kalah sehat.

Sayur-sayuran
Sayur-sayuran adalah salah satu jenis makanan yang kaya akan nutrisi yang baik dalam meningkatkan sperma. Sebagai contoh, di dalam sayur-sayuran terdapat berbagai antioksidan yang baik untuk kesehatan sperma, seperti vitamin C dan E.

Sebenarnya, tidak hanya vitamin C dan vitamin E saja yang dapat ditemukan dalam makanan dan dapat meningkatkan kesehatan sperma. Antioksidan secara umum memang baik demi meningkatkan kualitas sperma dan dapat ditemukan dalam makanan yang bisa Anda konsumsi.

Antioksidan membantu meningkatkan kualitas sperma dengan membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel di dalam tubuh. Selain vitamin C dan E, Anda bisa menemukan antioksidan yang baik dalam meningkatkan kualitas sperma pada makanan lain seperti buah-buahan.

Telur
Tahukah Anda di dalam telur terdapat kandungan nutrisi asam lemak omega-3? Jika Anda mengonsumsi makanan kaya asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan sperma, ada beberapa hal yang bisa Anda tingkatkan. Di antaranya, Anda dapat membantu meningkatkan jumlah, motilitas, hingga morfologi dari sperma.

Tidak hanya itu, mengonsumsi asam lemak omega-3 juga dapat meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi di dalam tubuh Anda. Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 dan baik untuk sperma selain telur. Sebagai contoh, Anda bisa mengonsumsi ikan, khususnya salmon, makerel, tuna, dan sarden.

Selain itu, makanan lain yang juga baik untuk sperma dan mengandung asam lemak omega-3 adalah biji-bijian seperti chia seeds dan flaxseed. Lalu minyak yang berasal dari tanaman seperti minyak canola, soybean dan juga flaxseed. Lalu, Anda juga bisa meningkatkan asupan asam lemak omega-3 dengan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kualitas sperma seperti telur dan yoghurt.

Meningkatkan Kualitas Sperma Meningkatkan Kualitas Sperma

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Meningkatkan Kualitas Sperma. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Meningkatkan Kualitas Sperma

1. Melakukan olahraga secara teratur
Olahraga sesekali rupanya belum cukup untuk membantu Anda meningkatkan kualitas sperma. Untuk meningkatkan kualitas sperma, Anda harus rutin melakukan olahraga, bukan hanya sesekali. Sebagai contoh, Anda bisa berolahraga setidaknya seminggu sekali mendukung kesehatan sperma Anda.

Pasalnya, pria yang rajin berolahraga akan memiliki kadar testosterone yang lebih tinggi serta kualitas sperma yang lebih baik jika dibandinkan dengan pria yang tidak rajin menggerakkan tubuhnya. Akan tetapi, Anda juga perlu berhati-hati untuk tidak berolahraga melebihi kapasitas Anda.

Alih-alih memperbaiki kualitas sperma yang Anda miliki, olahraga berlebihan justru memberikan dampak yang berkebalikan. Saat tubuh Anda terlalu lelah akibat olahraga yang berlebihan, kadar hormon testosteron di dalam tubuh justru akan menurun.

2. Menjaga berat badan ideal
Menjaga berat badan Anda merupakan salah satu hal penting yang juga bisa Anda lakukan jika ingin meningkatkan kualitas sperma. Hal ini bisa Anda wujudkan untuk meningkatkan kualitas sperma dengan rajin berolahraga dan makan makanan yang baik untuk sperma.

Apabila Anda tidak menjaga berat badan Anda, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengalami kelebihan berat badan atau yang biasa dikenal dengan istilah obesitas. Sementara itu, obesitas justru diduga dapat menurunkan kualitas sperma yang Anda miliki. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika Anda menjaga berat badan Anda.

3. Mengonsumsi makanan sehat
Mengonsumsi makanan sehat untuk meningkatkan kualitas sperma merupakan hal yang bisa Anda lakukan. Anda bisa mengonsumsi makanan kaya nutrisi yang secara khusus dipercaya dapat mendukung hal tersebut.

Sebagai contoh, Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan folat atau vitamin B9, seng, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, vitamin E, hingga asam lemak omega-3. Makanan yang mengandung nutrisi tersebut diduga dapat membantu Anda meningkatkan kualitas sperma.

4. Mengurangi stres untuk meningkatkan kualitas sperma
Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas sperma adalah mengurangi stres. Anda juga disarankan untuk menjauhi hal-hal yang menjadi pemicu stres Anda.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal berjudul Nature Reviews Urology menyatakan bahwa stres dapat mengurangi kepuasan Anda terhadap hubungan seks yang Anda lakukan. Namun, tidak hanya itu, stres juga dapat memengaruhi kesuburan Anda.

Hubungan antara stres dengan kesuburan ini dipercaya terjadi karena adanya hormon kortisol di dalam tubuh. Saat Anda merasakan stres dalam jangka waktu yang lama, hormon kortisol di dalam tubuh akan meningkat. Hal ini dapat memberikan dampak buruk pada hormon reproduksi yang Anda miliki, yaitu hormon testosterone.

Masalahnya, saat hormon kortisol meningkat, hormon testosteron justru menurun. Padahal, hormon testosteron termasuk hormon yang dibutuhkan untuk pembentukan sperma. Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda menghindari stres sekaligus pemicunya jika Anda memang ingin meningkatkan kualitas sperma.

Ada beberapa cara yang bisa Anda pilih untuk mengatasi rasa stres, misalnya berjalan kaki di tempat yang tenang dan sejuk, bermeditasi, atau menghabiskan waktu dengan teman-teman yang baik.

5. Menghindari penggunaan alkohol
Meski belum dapat dipastikan kebenarannya, penggunaan alkohol diduga dapat memengaruhi kondisi kesehatan sperma Anda. Tidak hanya itu, penggunaan alkohol juga sebenarnya kurang baik untuk kesehatan Anda secara menyeluruh.

Maka itu, saat Anda ingin memperbaiki kualitas sperma, akan lebih baik jika Anda mengurangi konsumsi alkohol. Apalagi jika Anda ingin menjalani program bayi tabung. Dengan mengurangi kebiasaan mengonsumsi alkohol, upaya untuk meningkatkan kualitas sperma mungkin berhasil.

6. Berhenti merokok untuk meningkatkan kualitas sperma
Merokok adalah salah satu bagian dari gaya hidup yang kurang sehat, dan kebiasaan ini bisa memengaruhi kualitas sperma Anda. Jika Anda memang ingin meningkatkan kualitas sperma Anda, akan lebih baik jika Anda menghentikan kebiasaan ini.

Anda juga perlu mengetahui bahwa kebiasaan merokok dapat menjadi penyebab jumlah sperma yang Anda produksi berkurang. Belum lagi, kebiasaan merokok dapat memengaruhi kesuburan pasangan Anda juga. Tidak hanya itu, kebiasaan merokok juga menurunkan potensi keberhasilan dalam berbagai prosedur medis untuk program hamil.

Baca Juga :Menghitung Kecepatan Sperma Secara Perspektif

7. Melakukan hubungan seks secara rutin
Rutin berhubungan seks adalah salah satu cara yang bisa Anda tempuh untuk meningkatkan kualitas sperma. Mengapa demikian? Tidak hanya membantu agar pasangan cepat hamil, rutin melakukan hubungan intim dengan pasangan ternyata dapat meningkatkan kesuburan.

Pasalnya, motilitas atau pergerakan dari sperma serta morfologi atau bentuk sperma dipengaruhi oleh jumlah hari di mana Anda sedang tidak berhubungan seks. Sebagai contoh, saat Anda berhubungan seks lalu memberi jeda selama dua hari untuk tidak berhubungan intim dengan pasangan, motilitas dan morfologi sperma berada pada kondisi terbaik.

Masalahnya, kualitas sperma akan menurun, dan penurunan itu akan nampak jelas saat Anda dan pasangan tidak melakukan hubungan seks hingga 10 hari lamanya. Untuk meningkatkan kualitas sperma Anda, setidaknya Anda harus berhubungan seks dengan pasangan sebanyak satu minggu dua kali, dan bukan hanya pada saat masa subur saja.

8. Menjaga suhu tubuh untuk tetap normal
Untuk meningkatkan kualitas sperma Anda, menjaga suhu tubuh Anda agar tetap normal adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan. Salah satu hal yang bisa dilakukan yaitu dengan menghindari kebiasan mandi dengan air panas terlalu lama.

Pasalnya, suhu yang terlalu tinggi dapat merusak sperma, sehingga upayakan untuk menjaga suhu tubuh Anda tetap normal dan tidak terlalu panas.

Selain itu, Anda juga harus mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama saat ingin meningkatkan kualitas sperma. Masalahnya, kebiasaan duduk berjam-jam dapat meningkatkan temperatur atau suhu tubuh pada area scrotum Anda.

Selain itu, jangan meletakkan laptop Anda di atas paha. Hal ini akan membuat Anda harus duduk rapat agar posisi laptop tetap seimbang. Sementara itu, laptop yang Anda sangga dengan kedua kaki juga memiliki temperatur yang cukup panas saat beroperasi. Hal ini juga dapat meningkatkan suhu di area skrotum menjadi lebih panas sehingga dapat mengganggu kualitas sperma.

9. Menghindari penggunaan celana dalam ketat
Sebagaimana kebiasaan sebelumnya yang dapat meningkatkan suhu panas di area kelamin, penggunaan celana dalam ketat memiliki risiko meningkatkan suhu di sekitar area skrotum, yang merupakan tempat produksi sperma.

Selain itu, ada pula efek menekan arena skrotum ketika pria menggunakan celana dalam ketat. Hal ini terutama pada semakin berisiko pada penderita obesitas atau perokok. Oleh karena itu, sebaiknya Anda hindari jika tidak ingin terjadi penurunan kualitas sperma.

10. Menghindari bahan kimia beracun untuk meningkatkan kualitas sperma
Ada banyak pekerjaan yang memudahkan tubuh Anda terpapar oleh bahan-bahan kimia beracun. Khususnya bagi Anda yang bekerja di lapangan, di bidang pertambangan dan sejenisnya, tentu ada banyak sekali bahan kimia yang bisa membahayakan kondisi kesuburan Anda.

Jika Anda ingin meningkatkan kualitas sperma yang Anda produksi, Anda harus berhati-hati dengan lingkungan kerja. Bahkan, mungkin Anda harus sudah bisa menyortir jenis pekerjaan apa saja yang berisiko dan yang tidak memiliki risiko berarti terhadap kesuburan pria.