Berhubungan Seks Saat Menstruasi Berhubungan Seks Saat Menstruasi

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Berhubungan Seks Saat Menstruasi. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Berhubungan Seks Saat Menstruasi

Kemungkinan hamil setelah berhubungan seksual saat sedang menstruasi memang terbilang kecil. Namun, hal ini berlaku untuk wanita dengan siklus menstruasi 28-30 hari atau lebih panjang. Sedangkan pada wanita dengan siklus menstruasi lebih pendek dari itu, memiliki kemungkinan hamil yang sedikit lebih besar ketika berhubungan seksual saat menstruasi.

Berkaitan dengan Siklus Menstruasi
Wanita yang memiliki siklus menstruasi pendek tetap bisa hamil, jika berhubungan seksual di masa menstruasi. Penyebab kehamilan saat menstruasi adalah karena sperma dapat bertahan hidup dalam tubuh wanita hingga 5-7 hari setelah hubungan seksual.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut:
Jika siklus menstruasi kamu lebih pendek, misalnya 21-24 hari sekali, itu berarti kamu akan mengalami ovulasi lebih cepat dari umumnya. Jika sperma dapat hidup dalam tubuh wanita selama beberapa hari, dan kamu berhubungan seksual di akhir masa menstruasi, maka kamu bisa jadi akan hamil 4-5 hari kemudian.

Kalaupun periode menstruasi kamu 28-30 hari sekali, kamu tetap dapat hamil jika melakukan hubungan seksual di akhir masa menstruasi. Jika menstruasi terjadi selama kurang lebih seminggu, dan ovulasi terjadi antara hari ke-11 dan ke-21, maka kehamilan dapat terjadi.

Jika kamu berhubungan seksual pada hari ke-7, sedangkan menstruasi berhenti di hari ke-6, dan ovulasi terjadi pada hari ke-11, sperma masih dapat menunggu di tuba falopi pada hari ke-6 untuk pembuahan.

Tidak jarang terjadi salah menghitung siklus menstruasi, karena timbul flek atau perdarahan ringan sebelum atau sesudah masa menstruasi. Kondisi ini kadang salah dianggap sebagai menstruasi sehingga dapat menyebabkan kehamilan.

Jika berhubungan seksual di akhir masa menstruasi masih cukup mungkin menyebabkan kehamilan, sebaliknya peluang hamil saat berhubungan seksual tepat sebelum masa menstruasi sangat kecil, karena sel telur hanya bertahan 12-24 jam setelah pembuahan. Bahkan bisa dibilang bahwa hari sebelum menstruasi adalah saat paling aman bagi kamu untuk berhubungan seksual tanpa kekhawatiran hamil.

Menggunakan kondom saat berhubungan seksual di masa menstruasi dapat mengurangi peluang kehamilan. Kondom juga penting untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual, seperti HIV, yang lebih berisiko tersebar lewat darah haid. Sebab, saat ini leher rahim yang lebih terbuka meningkatkan risiko infeksi jika hubungan seksual dilakukan tanpa kondom.

Penjelasan dari Segi Medis
Jika dilihat dari segi medis, berhubungan seks saat menstruasi memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

Jika Anda mengalami gejala seperti kram, perasaan sedih, atau depresi selama menstruasi, seks saat menstruasi mungkin akan bermanfaat. Karena saat orgasme, Anda akan melepaskan hormon endorfin yang rupanya dapat mengurangi beberapa gejala nyeri saat menstruasi. Endorfin adalah hormon yang bisa membuat seseorang merasa senang sehingga bisa meredakan depresi atau bad mood.

Berhubungan seks saat menstruasi juga bisa memberi kepuasan yang lebih.Alasannya, karena terjadi perubahan hormon pada wanita yang sedang haid sehingga membuat mereka merasa lebih bergairah.

Baca Juga :Berhubungan Seks Saat Hamil

Kendati seks saat menstruasi bermanfaat bagi Anda, namun ada pula risikonya, di antaranya:

Anda berisiko lebih tinggi terkena penyakit menular seksual dibandingkan melakukan hubungan seks di luar masa menstruasi. Saat menstruasi, kondisi leher rahim akan terbuka, sehingga memungkinkan darah untuk masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri untuk menuju rongga panggul.
Anda juga lebih mungkin untuk menularkan penyakit HIV dan hepatitis ke pasangan saat kondisi seperti ini, karena lebih banyak cairan tubuh atau darah yang keluar.

Vagina Anda memiliki kadar potential Hydrogen (pH) 3,8 hingga 4,5 setiap bulan. Namun selama menstruasi, kadar pH tersebut meningkat karena tingkat pH darahnya menjadi lebih tinggi, dan hal ini menyebabkan ragi atau jamur menjadi tumbuh lebih cepat. Gejala infeksi jamur vagina lebih cenderung terjadi seminggu sebelum menstruasi, dan berhubungan seksual saat itu dapat memperburuk gejala yang ada.

Seks saat menstruasi juga memiliki risiko untuk hamil. Walau kecil, namun tetap ada kemungkinan Anda akan hamil ketika berhubungan intim tanpa pengaman atau kontrasepsi saat menstruasi. Untuk menghindari kehamilan, gunakan kondom saat bercinta.

Tips Dalam Variasi Bercinta
Buat Anda yang ingin mencoba melakukan hubungan seks saat menstruasi, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini, misalnya:

Jangan melakukannya ketika darah haid sedang mengalir dengan derasnya seperti hari pertama atau kedua, demi menjaga kebersihan tempat tidur Anda dari darah. Untuk menghindari noda darah, Anda dapat menaruh alas seperti handuk. Jangan khawatir pula jika melihat gumpalan darah berawarna merah atau cokelat gelap selama atau setelah berhubungan seks, karena hal itu adalah normal.

Anda bisa mencoba untuk menggunakan kondom wanita yang dapat membantu mengurangi jumlah darah yang mungkin keluar saat berhubungan seks. Selain itu, Anda juga dapat mencoba posisi misionaris yang berguna untuk membatasi aliran darah yang keluar.

Bercinta di bawah pancuran kamar mandi juga bisa menjadi pilihan. Namun, hal ini tetap memiliki risiko, seperti darah akan tercecer di tubuh Anda dan juga pasangan. Ketika Anda melakukan seks saat menstruasi, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik dengan darah tersebut, agar aktivitas bercinta tidak terganggu.

Tapi sekali lagi perlu diingat, berhubungan seksual saat menstruasi bisa menimbulkan risiko tersendiri, terutama jika tidak dilakukan secara aman. Bagi Anda yang ingin menyalurkan hasrat, namun tidak ingin melakukan hubungan seksual yang melibatkan penetrasi, ada alternatif lain yang bisa Anda coba, seperti:

Pijatan sensual. Anda tidak perlu mahir memijat seperti tukang pijat pada umumnya. Pijatan di sini lebih ditujukan untuk menggoda pasangan dan membangkitkan libidonya. Pijat dengan perlahan-lahan bagian-bagian tubuh pasangan Anda yang sensitif, terutama bagian paha dan bokong. Anda juga bisa merangsang pasangan Anda dengan menyentuh bagian putingnya yang juga sensitif.

Mandi bersama juga bisa menjadi pilihan. Anda bisa membersihkan tubuh dan rambutnya. Sensasi yang diberikan saat mandi bersama pasangan akan mampu memelihara dan membangkitkan gairah seks yang ada. Mandi bersama dapat memberikan sentuhan-sentuhan lembut kepada pasangan untuk merekatkan keintiman dan menjadi pilihan ketika Anda tengah menstruasi. Namun, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik saat melihat darah menstruasi Anda.

Seks merupakan hal penting dalam urusan rumah tangga. Namun, jangan menjadikannya sebagai beban. Jika Anda merasa tidak nyaman melakukan seks saat menstruasi, katakan kepada pasangan Anda. Membina hubungan suami istri tidak melulu berkaitan dengan urusan ranjang. Banyak hal lain yang bisa Anda dan pasangan lakukan untuk menciptakan suasana romantis. Pada lain sisi, jika Anda dan pasangan merasa nyaman melakukannya, maka lakukanlah hubungan seksual saat menstruasi dengan penuh cinta kasih.

Berhubungan Seks Saat Hamil Berhubungan Seks Saat Hamil

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Berhubungan Seks Saat Hamil. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Berhubungan Seks Saat Hamil

Perubahan kondisi tubuh di awal kehamilan seperti perubahan hormon, pengerasan payudara, mual, naik turunnya emosi, dan kelelahan dapat menurunkan hasrat untuk berhubungan seksual. Saat kandungan membesar, hasrat seksual mungkin tetap turun karena sakit punggung dan pertambahan berat badan yang dirasakan wanita. Namun ternyata pada sebagian lain wanita, dapat terjadi peningkatan hasrat seksual yang berkaitan dengan peningkatan produksi hormon.

Fakta tentang Berhubungan Seks Saat Hamil
Jika kehamilan Anda normal, berhubungan seksual saat hamil tidak akan membahayakan. Berikut beberapa fakta yang layak Anda simak.Bayi Anda terlindungi cairan ketuban rahim yang kuat, sehingga aktivitas seksual tidak akan membahayakannya. Perlindungan ini dibantu dengan otot rahim serta lendir tebal yang menutup mulut rahim untuk menghindarkan infeksi. Penis yang masuk saat bersenggama tidak akan mencapai bayi.

Semua posisi hubungan seksual saat hamil umumnya aman selama Anda merasa nyaman. Anda dapat mencoba menyesuaikan posisi dengan perubahan perut yang kian membesar. Misalnya daripada berbaring telentang, mungkin Anda dan pasangan dapat berbaring berhadapan, atau Anda yang berada di posisi atas.Umumnya, keguguran tidak diakibatkan hubungan seksual, tapi karena pertumbuhan janin yang tidak normal.

Seks oral umumnya juga cenderung aman dilakukan di masa kehamilan. Hanya saja, pastikan agar pasangan tidak meniupkan udara ke vagina karena ada sedikit risiko embolisme udara, yaitu udara yang dapat menutup pembuluh darah. Kondisi ini berbahaya bagi Anda dan janin. Sementara, seks anal tidak disarankan karena dapat menyebabkan tersebarnya infeksi bakteri dari anus ke vagina, dan terutama jika Anda mengalami hemoroid.

Komunikasikan perubahan yang Anda rasakan pada tubuh dan emosi kepada pasangan, sehingga Anda berdua dapat mencari cara terbaik untuk berhubungan seksual. Di samping itu, komunikasikan juga jika Anda sedang merasa tidak nyaman untuk berhubungan seksual. Keintiman dapat dibangun lewat obrolan, pelukan, dan ciuman.

Perubahan bentuk tubuh juga membuat Anda mungkin tidak lagi percaya diri ketika berhubungan seksual. Padahal, kebanyakan pria berpendapat bahwa istrinya menjadi lebih menarik secara seksual saat hamil.

Baca Juga :Resiko Diabetes Pada Kehamilan Ibu

Kondisi yang Perlu Dihindari bila Berhubungan Seks Saat Hamil
Walau umumnya aman, namun ada kondisi yang membuat Anda dan pasangan perlu membatasi, bahkan menghindari hubungan seksual saat hamil, yaitu:

  • Hindari hubungan seksual, termasuk seks oral, jika pasangan Anda sedang memiliki penyakit menular berbahaya seperti herpes oral, penyakit menular seksual, ataupun HIV. Kondom lateks dapat juga digunakan untuk melindungi diri.
  • Hindari hubungan seksual jika Anda pernah mengalami perdarahan berat di masa kehamilan. Dalam kondisi ini, hubungan seksual dapat meningkatkan risiko perdarahan berat.
  • Hindari hubungan seksual saat ketuban pecah karena dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Seks saat hamil juga dianjurkan dibatasi saat Anda mengandung bayi kembar.
  • Hindari seks saat leher rahim mulai terbuka lebih cepat.
  • Hindari seks jika Anda pernah mengalami persalinan prematur.
  • Tunda hubungan seks jika Anda mengalami plasenta previa karena berisiko menyebabkan perdarahan.

Kram setelah berhubungan seksual saat hamil adalah hal normal. Namun periksakan ke dokter jika kram tidak reda setelah beberapa menit atau jika Anda mengalami perdarahan. Di samping itu, segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami perdarahan atau keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina setelah hubungan seksual. Cairan ini dapat menjadi tanda terjadinya infeksi.

Kesimpulannya, berhubungan seks pada saat masa hamil adalah aktivitas yang aman selama tidak ada masalah pada kehamilan tersebut. Jika Anda ragu, konsultasikanlah ke dokter.

Resiko Diabetes Pada Kehamilan Ibu Resiko Diabetes Pada Kehamilan Ibu

id-conception.netPada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Resiko Diabetes Pada Kehamilan Ibu. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Resiko Diabetes Pada Kehamilan Ibu

Bagaimana faktor risiko diabetes gestasional didiagnosis?
Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang dialami ibu hamil karena perubahan hormon.Kebanyakan wanita yang memiliki faktor risiko diabetes gestasional dan didiagnosa positif diabetes, tidak pernah menderita diabetes sebelumnya.Kondisi ini memang kerap muncul pada ibu hamil yang bahkan tak pernah memiliki riwayat diabetes. Kondisi diabetes gestasional akan sembuh dengan sendirinya setelah kelahiran bayi.

Meski begitu, bila di kehamilan pertama Anda sudah terkena diabetes gestasional, di kehamilan berikutnya kemungkinan Anda mengalami hal yang sama.Bahkan, bila sudah terkena sebelumnya, risiko diabetes gestasional bisa meningkat tujuh kali lipat.

Membedakan penyebab dan faktor risiko diabetes gestasional
Bagi sebagian orang, mungkin sulit membedakan antara penyebab dan faktor risiko. Perlu dipahami bahwa penyebab dan faktor risiko adalah dua hal yang berbeda tapi saling berkaitan.

Istilah faktor risiko bukan termasuk penyebab diabetes saat hamil. Faktor risiko hanya kondisi, kebiasaan, dan hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengidap diabetes gestasional.Jadi, semakin banyak faktor risiko yang dimiliki, semakin besar peluang untuk terkena diabetes saat hamil. Oleh karena itu, periksakan diri secara rutin jika Anda memiliki faktor yang meningkatkan risikonya.

Faktor risiko diabetes gestasional
Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk terkena diabetes saat hamil. Berikut daftarnya dilansir dari Everyday Health:

Wanita di atas 25 tahun
Menurut jurnal Diabetology and Metabolic Syndrome, wanita yang hamil di atas usia 25 tahun cenderung rentan terkena diabetes gestasional. Oleh karenanya, periksakan diri secara rutin jika Anda sedang hamil dan berusia di atas 25 tahun.

Kadar gula darah meningkat
Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah masalah utama dan menjadi faktor risiko diabetes saat hamil. Bila tidak ditangani dengan baik, ibu hamil rentan terkena diabetes gestasional.

Tekanan darah tinggi
Faktor lain yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil berikutnya adalah tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa memengaruhi sekresi insulin dari pankreas dan menuju kadar gula darah yang lebih tinggi. Hal ini tentu bisa meningkatkan risiko diabetes pada ibu hamil.

Memiliki kolesterol tinggi dan penyakit jantung
Apa hubungannya kolesterol dan penyakit jantung dengan faktor risiko diabetes gestasional? Kolesterol dipengaruhi tekanan darah dan glukosa dalam darah.Bila kadar glukosa dalam darah dan tekanan darah tinggi, jumlah kolesterol akan meningkat. Hal inilah yang kemudian meningkatkan risiko ibu untuk terkena diabetes saat hamil.

Memiliki riwayat keluarga diabetes tipe 2
Faktor risiko diabetes gestasional lebih besar menimpa ibu hamil ketika Anda memiliki kondisi pradiabetes. Ini merupakan kondisi gula darah yang sedikit, tapi perlahan meningkat dan bisa sebabkan diabetes tipe dua. Ditambah keluarga Anda memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya, seperti orang tua, kakak adik, atau saudara kandung lain yang masih memiliki hubungan darah.Anda juga berpotensi terkena diabetes gestasional ketika pernah mengalami hal yang sama di kehamilan sebelumnya.

Ketidakseimbangan hormon
Bila Anda memiliki kondisi yang menyebabkan resistensi insulin yang menyebabkkan ketidakseimbangan hormon, itu merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil.Dua kondisi yang menyebabkan resistensi insulin yaitu Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) dan gangguan kulit ancanthosis nigricans, menguntip dari Healthline.

Obesitas
Faktor risiko seseorang terkena diabetes gestasional adalah obesitas. Kelebihan berat badan pada ibu hamil sangat berpengaruh pada kesehatan ibu dan janin, termasuk diabetes.Selain meningkatkan risiko untuk terkena diabetes gestasional, obesitas juga berisiko ibu mengalami sleep apnea, preeklampsia, sampai kesulitan saat melahirkan.

Efek yang terjadi pada bayi bila ibu memiliki faktor risiko diabetes gestasional
Ketika ibu hamil memiliki salah satu atau bahkan beberapa poin dari faktor risiko yang telah disebutkan, ada efek samping yang akan diterima pada bayi. Berikut efek yang mungkin muncul pada bayi:

Melahirkan bayi dengan berat yang besar (fetal macrosomia)
Ketika Anda memiliki beberapa faktor yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil, kadar glukosa yang sangat tinggi akan mengalir melintasi plasenta.Ini akan memicu pankreas bayi membuat insulin dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membuat bayi tumbuh terlalu besar (makrosomia) dengan berat badan berlebih.

Dilansir dari Mayo Clinic, makrosomia artinya bobot bayi lebih dari 4 kilogram. Bila Anda tidak memeriksa kadar gula dalam darah secara berkala, bayi di dalam kandungan kemungkinan akan memiliki bahu yang lebar dan gemuk yang tidak normal.Hal ini rentan terjadi bila dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak memiliki diabetes sebelumnya.

Baca Juga :Ibu Hamil Lebih Cepat Lapar

Persalinan prematur
Gula darah yang tinggi merupakan faktor yang meningkatkan risiko diabetes pada ibu hamil. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko persalinan dini sebelum tanggal kelahiran bayi (prematur).Meski kelahirannya terjadi sebelum tanggal seharusnya, kemungkinan besar faktor lainnya adalah kondisi bayi yang besar atau berat badan berlebih.

Mengalami gangguan pernapasan
Ibu yang memiliki faktor risiko diabetes kehamilan kemungkinan akan melahirkan bayi dengan sindrom gangguan pernapasan meski mereka tidak lahir prematur.

Gula darah rendah (hipoglikemia)
Ketika ibu memiliki faktor yang meningkatkan risiko diabetes saat hamil, bayi yang di dalam kandungan justru berkemungkinan mengalami kadar gula darah rendah (hipoglikemia).Ini terjadi karena produksi insulin mereka tinggi. Kalau keadaannya parah, gula darah rendah ini bisa memicu kejang pada bayi

Ibu Hamil Lebih Cepat Lapar Ibu Hamil Lebih Cepat Lapar

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Ibu Hamil Lebih Cepat Lapar. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Ibu Hamil Lebih Cepat Lapar

Kondisi yang membuat ibu hamil sering lapar
Beberapa wanita dapat mengalami peningkatan nafsu makan pada trimester pertama kehamilan. Namun, ada pula yang baru mengalaminya pada trimester kedua. Kapan pun Anda mengalaminya, ini adalah kondisi lazim yang bisa dialami siapa saja ketika hamil.

Penyebabnya pun amat beragam, tapi secara umum faktor-faktornya adalah sebagai berikut:

1. Peningkatan hormon progesteron
Ibu hamil cepat merasa lapar karena hormon progesteron meningkat pada trimester awal kehamilan.

Progesteron yang tinggi dapat memengaruhi kerja hormon ghrelin dan leptin. Ghrelin memicu rasa lapar, sedangkan leptin membuat Anda merasa kenyang.

Selama kehamilan, tubuh tidak bisa merespons sinyal hormon leptin dengan baik. Pada saat yang sama, jumlah ghrelin ikut meningkat, terutama selama enam bulan pertama kehamilan. Kedua hal inilah yang akhirnya membuat ibu hamil sering merasa lapar.

2. Dehidrasi
Saat hamil, tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk mendukung perkembangan janin. Kurangnya asupan cairan akan membuat ibu hamil rentan mengalami dehidrasi. Selain haus dan sakit kepala, gejala dehidrasi terkadang bisa menyerupai rasa lapar.

Ibu hamil yang cepat lapar bisa jadi mengalami dehidrasi. Dehidrasi saat hamil amat berbahaya bisa membuat cairan ketuban dan ASI menjadi sedikit, bahkan memicu kelahiran prematur.

Guna mencegahnya, ibu hamil perlu meminum setidaknya 8-12 gelas air setiap hari.

3. Stres
Pemicunya bisa berasal dari kesulitan ibu dalam menghadapi menghadapi perubahan bentuk tubuh, hormon, hingga mood yang naik-turun. Stres akan mulai berkurang begitu Anda terbiasa dengan perubahan yang terjadi.

Kendati wajar, stres yang berlebihan bisa menyebabkan gangguan tidur, sakit kepala, hingga bertambahnya nafsu makan secara drastis.

Munculnya hormon kortisol saat stres juga dapat mengganggu fungsi hormon ghrelin dan leptin sehingga membuat Anda lebih cepat lapar.

4. Kurang tidur
Ibu hamil yang cepat lapar bisa jadi bukan kurang makan, melainkan kurang tidur. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh keluhan selama kehamilan seperti sesak napas, tidak bisa menemukan posisi tidur yang nyaman, atau sering buang air kecil.

Jam tidur yang kurang dapat meningkatkan produksi ghrelin dan menurunkan jumlah leptin. Ibu hamil akhirnya tidak hanya kurang tidur, tapi juga terus-terusan merasa lapar walaupun sudah makan dengan cukup.

Baca Juga :Pengaruh Junk Food Saat Kehamilan

5. Kurang makan makanan bergizi
Guna mendukung perkembangan janin, kebutuhan kalori Anda akan bertambah sekitar 300 kkal setiap hari selama trimester kedua dan ketiga kehamilan. Makanan yang Anda konsumsi tidak hanya harus padat kalori, tapi juga mengandung beragam nutrisi.

Junk food dan makanan manis memang bisa memenuhi kebutuhan kalori harian, tapi rasa kenyang yang diberikannya tidak bertahan lama. Tanpa asupan karbohidrat, protein, lemak sehat, dan serat yang seimbang ibu hamil akan lebih cepat lapar.

Perubahan selama hamil akan berdampak besar bagi kondisi tubuh dan pikiran Anda. Tanpa disadari, hal-hal yang tampak sederhana seperti kurang tidur, kurang minum, dan stres juga dapat membuat Anda lebih mudah merasa lapar.

Jika Anda adalah ibu hamil yang cepat merasa lapar, coba lihat kembali apa yang mungkin menjadi penyebabnya. Sembari mengatasi kondisi penyebab lapar, jangan lupa mengonsumsi makanan kaya nutrisi demi kesehatan Anda dan janin.

Pengaruh Junk Food Saat Kehamilan Pengaruh Junk Food Saat Kehamilan

id-conception.net Seberapa besar pengaruh hamburger dan Kentucky Fired Chicken untuk kesehatan janin pada saat kehamilan ibu? Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Pengaruh Junk Food Saat Kehamilan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Pengaruh Junk Food Saat Kehamilan

Adakah pengaruh yang ditimbulkan dari makan junk food saat hamil?
Junk food merupakan istilah yang merujuk pada makanan dengan kandungan kalori, gula, dan lemak yang tinggi. Sebetulnya, banyak yang telah menyadari bahwa junk food bukanlah makanan yang sehat. Meski begitu, junk food tetap laris menjadi pilihan ketika sedang lapar, tak terkecuali ibu hamil.

Mengonsumsi junk food pada saat hamil sebetulnya aman, namun junk food sering kali menimbulkan efek ketagihan yang dapat berujung pada konsumsi yang berlebih. Kelebihan makan junk food inilah yang akan memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan ibu dan janin yang dikandung.

Menaikkan berat badan
Kenaikan berat badan adalah hal yang pasti akan terjadi saat masa kehamilan. Namun, perubahan berat badan akibat hormon hamil tentu berbeda dengan perubahan berat badan karena konsumsi junk food saat hamil.

Junk food mengandung lemak jenuh yang tinggi. Kenaikkan berat badan yang berlebih akan berisiko pada komplikasi pada kehamilan seperti pre-eklampsia, kelahiran prematur, dan bayi lahir cacat. Selain itu, junk food juga mengandung kadar gula tinggi yang dapat menyebabkan penyakit diabetes gestasional.

Makan junk food bisa memicu risiko alergi saat hamil
Ternyata, makanan dengan tingkat gula tinggi yang dikonsumsi terlalu sering dapat memicu asma pada anak.

Hal ini dipaparkan dari sebuah penelitian yang diterbitkan oleh European Respiratory Journal. Konsumsi gula dalam junk food berlebih saat hamil dapat meningkatkan risiko asma dan alergi ketika anak menginjak usia 7 sampai 9 tahun.

Pada penelitian tersebut, makanan yang tinggi gula dipercaya dapat berpengaruh terhadap sistem kekebalan pada saluran udara menjadi lebih rentan mengalami peradangan dan alergi.

Peradangan inilah yang nantinya menyebabkan penyempitan pada saluran udara dan mendorong produksi lendir dan berujung pada gejala asma seperti sesak nafas.

Anak lahir dengan berat badan rendah
Bukan tidak mungkin junk food yang sering Anda konsumsi saat hamil dapat berdampak pada berat badan lahir anak Anda.

Beberapa makanan yang termasuk golongan junk food seperti kentang goreng memiliki zat bernama Acyrlamide. Zat kimia ini terbentuk saat makanan digoreng dengan suhu minyak yang sangat tinggi.

Semakin tinggi tingkat Acyrlamide di tubuh Anda, semakin tinggi juga risiko bayi lahir dengan lingkar kepala yang lebih kecil dan berat badan rendah.

Baca Juga :Perkembangan Penglihatan Janin

Gangguan pencernaan
Masalah pencernaan normal terjadi pada masa kehamilan karena adanya perubahan hormon. Jika Anda tidak mengubah pola makan, konsumsi makanan kurang serat saat hamil akan memperburuk kesehatan pencernaan.

Jenis makanan junk food juga memiliki kandungan serat yang sangat sedikit, padahal serat sangat berguna untuk mencegah rasa tak nyaman akibat sembelit.

Menimbulkan kecanduan junk food pada anak
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari The Royal Veterinary College, Inggris, menemukan bahwa kebiasaan ibu mengonsumsi makanan kurang sehat saat hamil juga dapat berdampak pada selera makan anak.

Percobaan dilakukan pada tikus hamil yang diberi makan-makanan manis dan tinggi lemak. Hasilnya, tikus melahirkan anak yang lebih berat dan senang memakan junk food.

Pada saat masih di kandungan, kebiasaan makan junk food pada ibu hamil akan mengubah sirkuit di otak janin yang membuat anak mengalami kesulitan saat menolak makanan dengan kandungan lemak yang tinggi.

Perkembangan Penglihatan Janin Perkembangan Penglihatan Janin

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Perkembangan Penglihatan Janin .Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Perkembangan Penglihatan Janin 

Bagaimana cara janin melihat cahaya dari dalam rahim?
Janin mengalami pertumbuhan yang begitu pesat di dalam kandungan. Sebuah penelitian terbaru bahkan menemukan bahwa jauh sebelum bayi bisa melihat gambar, mata janin sudah dapat mendeteksi cahaya dari dalam rahim.

Selain itu, kemampuan janin dalam mendeteksi cahaya juga diduga berkaitan dengan perkembangan emosi dan perilaku bayi setelah lahir. Lantas, apa hubungan antara penglihatan, cahaya, dan perkembangan janin?

Perkembangan mata janin dimulai sejak minggu keenam kehamilan. Pada periode ini, 2 bintik kecil yang menjadi bakal mata mulai berubah bentuk menyerupai cangkir. Struktur tersebut lalu membesar dan terhubung ke otak lewat sebuah batang yang akan menjadi tempat bagi saraf-saraf penglihatan.

Kornea, iris, pupil, dan lensa mata janin terbentuk pada minggu ketujuh. Kelopak mata kemudian terbentuk begitu kehamilan mencapai usia 10 minggu. Namun, kelopak mata janin masih akan tertutup hingga usia kehamilan mencapai minggu ke-27.

Uniknya, beberapa peneliti dari University of California, Berkeley, menemukan bahwa mata janin ternyata sudah dapat ‘melihat’ cahaya selama periode ini. Menurut penelitian tersebut, komunikasi antarsel yang ada pada retina membuat mata janin peka terhadap cahaya.

Retina adalah lapisan tipis yang terdapat pada bagian belakang mata. Area ini dipenuhi oleh sel ganglion yang sensitif terhadap cahaya. Meski belum seutuhnya berkembang, komunikasi antarsel ini membuat retina lebih sensitif sehingga bisa mendeteksi cahaya.

Para ilmuwan dahulu mengira janin manusia masih sepenuhnya buta selama periode perkembangan ini. Mereka menduga, sel-sel ganglion yang bertanggung jawab dalam penglihatan tidak terhubung dengan retina sehingga tidak dapat menghasilkan gambar.

Akan tetapi, penelitian ini justru membuktikan bahwa sel-sel ganglion pada mata sudah terhubung antara satu sama lain sejak janin ada dalam kandungan. Hubungan tersebut menghasilkan gelombang retina yang penting bagi kemampuan penglihatan ketika bayi lahir nanti.

Sel-sel penglihatan berhubungan dengan emosi dan perilaku bayi
Selain membuat janin mampu melihat cahaya, komunikasi antarsel penglihatan ternyata juga berkaitan dengan perkembangan emosi dan perilaku bayi. Pasalnya, sel ganglion tidak hanya berkomunikasi dengan saraf penglihatan, tapi juga bagian otak yang lain.

Para peneliti memperkirakan sekitar 3 persen sel-sel ganglion sensitif terhadap cahaya. Sementara itu, sel-sel ganglion yang lain berkomunikasi dengan berbagai bagian otak. Hingga kini, ditemukan 6 subtipe sel ganglion yang berkomunikasi dengan bagian otak tertentu.

Baca Juga :Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat

Beberapa sel ganglion berkomunikasi dengan bagian otak yang disebut nukleus suprakiasmatik untuk mengatur siklus tidur. Sel-sel ganglion yang lain mengirimkan sinyal ke bagian mata yang mengecilkan ukuran pupil saat terdapat cahaya terang.

Selain area-area tersebut, sel-sel ganglion yang berperan dalam proses penglihatan ternyata juga terhubung pada dua bagian otak lain. Area pertama adalah perihabenula yang mengatur mood, sedangkan area kedua adalah amygdala yang mengatur emosi.

Perkembangan janin selama berada dalam kandungan begitu pesat dan menakjubkan. Untuk menunjang perkembangannya, pastikan Anda selalu menjaga kesehatan serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Tidak hanya itu, Anda pun perlu memperoleh paparan sinar matahari yang cukup untuk mendukung perkembangan matanya. Cara ini akan membantu struktur mata dan saraf-saraf penglihatan janin berkembang secara optimal.

Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Seks Di Kamar Mandi Aman Dan Nikmat

Kamar mandi bisa menjadi tempat yang seru untuk Anda dan pasangan dalam menikmati keintiman bersama. Berikut posisi seks yang aman :

Doggy style
Ini merupakan posisi seks di kamar mandi yang cukup aman karena kaki Anda menjadi tumpuan dan bisa berpegangan pada tiang penyangga pancuran shower atau dinding toilet.

Cara melakukan doggy style, tempelkan telapak tangan Anda di dinding atau lantai kamar mandi, membungkuk seperti sedang bermain kuda-kudaan. Lalu, biarkan penis pasangan menembus vagina dan nikmati sensasi berbeda dengan berhubungan seks di atas ranjang.

Agar hubungan seksual Anda dan pasangan lebih seru dan ‘panas’, minta pasangan untuk bermain dengan jari untuk menjelajahi setiap jengkal tubuh Anda. Terutama pada area yang sensitif seperti puting payudara dan klitoris.

Posisi seks di kamar mandi sambil duduk
Ini merupakan posisi seks yang aman karena Anda dan pasangan akan duduk di lantai atau kursi kecil yang kokoh. Sehingga bisa menyangga tubuh Anda dan pasangan lebih baik. Tidak hanya penetrasi penis pada vagina, di posisi duduk ini juga memungkinkan untuk anal bila Anda memiringkan tubuh dan mendapatkan titik yang tepat.

Cara melakukannya, minta pasangan duduk di lantai atau di sisi bathtub dan Anda duduk di atas pasangan. Pastikan Anda dan pasangan merasa nyaman dengan posisi ini dan memungkinkan untuk penetrasi. Tidak lupa untuk bermain dengan imajinasi agar terasa sensasi bercinta di kamar mandi.

Posisi mengangkat kaki
Posisi seks ini bisa dilakukan bila di area mandi Anda terdapat pijakan. Misalnya, kursi kecil atau bathtub yang memungkinkan Anda untuk mengangkat satu kaki. Cara melakukannya, berdiri menghadap pasangan, lalu kaki perempuan berpijak pada kursi atau tepian bathtub sehingga memudahkan saat pria melakukan penetrasi.

Bila tidak ada pijakan, Anda bisa minta pasangan untuk mengangkat kaki Anda ketika sedang bercinta dan bersandar di dinding kamar mandi. Ini merupakan posisi seks yang aman tanpa terpeleset.

Untuk sensasi berbeda, Anda bisa memunggungi pasangan dengan posisi kaki masih diangkat. Posisi ini membuka dua kemungkinan penetrasi, vagina dari belakang dan anal. Sesuaikan dengan kenyamanan Anda dan pasangan agar bercinta semakin seru.

Hal penting yang harus diperhatikan sebelum berhubungan seks di kamar mandiBercinta di kamar mandi bisa membahayakan diri Anda dan pasangan. Pastikan saat posisi seks di kamar mandi, Anda memiliki pegangan yang kuat dan kokoh untuk menahan tubuh. Beberapa hal lain yang perlu dilakukan yaitu:

  • Memakai kondom untuk melindungi diri dari infeksi, terutama saat oral seks
  • Persetujuan pasangan
  • Jauhkan benda-benda yang membuat licin
  • Tidak terlalu lama karena banyak bakteri berkembang di kamar mandi
  • Tetap tenang dan menjaga privasi. Berhubungan seks di kamar mandi kadang bisa menarik perhatian orang lain di rumah.
  • Selesai berhubungan seks di kamar mandi atau bathtub, jangan lupa untuk membersihkan diri sebelum memulai aktivitas lain.

Kesimpulannya, seks di kamar mandi itu sah-sah saja. Namun keamanan tetap perlu diperhatikan. Memilih posisi yang tepat akan membuat Anda terhindar dari cedera. Untuk itu, tetaplah selalu mengutamakan keselamatan dalam berhubungan seks di kamar mandi.

Baca Juga :Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly

Eits, tunggu dulu. Berikut beberapa tips bercinta di bawah shower dengan aman yang bisa Anda praktikkan bersama pasangan:

1. Jaga keseimbangan
Ada berbagai posisi seks yang menarik untuk dilakukan langsung di atas ranjang. Namun, tidak demikian saat Anda bercinta di bawah shower kamar mandi.Ruang yang cukup terbatas, dingin, dan licin, mungkin sedikit menyulitkan Anda untuk berkreasi dalam beragam posisi. Menurut Idries Abdur-Rahman, M.D, seorang dokter kehamilan dan kandungan di Vista Medical Center East, Amerika Serikat, bahwa sebaiknya bercinta dengan posisi yang sederhana tapi tetap terasa nikmat.

Sekilas mungkin terdengar terlalu biasa. Hanya saja, melakukan beragam improvisasi posisi seks mungkin bukan pilihan tepat untuk dilakukan di bawah shower.Hal ini justru berisiko membuat Anda atau pasangan terjatuh dan tergelincir karena tidak kuat menopang berat tubuh. Jadi jika memungkinkan, usahakan untuk meletakkan kedua kaki Anda dan pasangan di lantai sehingga bisa membantu menjaga keseimbangan tubuh.Bila terasa sulit, misalnya karena perbedaan tinggi badan, Anda atau pasangan bisa sedikit merendahkan tubuh untuk memudahkan penetrasi.

2. Angkat satu kaki untuk mempermudah penetrasi
Jika menapakkan kedua kaki Anda dan pasangan dirasa sulit saat bercinta di bawah shower kamar mandi, solusi lain yang bisa dilakukan yakni dengan mengangkat salah satu kaki.Misalnya salah satu kaki wanita diangkat dan disandarkan ke dinding atau menapak pada dudukan toilet, sementara kaki yang lainnya tetap menginjak ke lantai.Berbeda dengan kedua kaki pria yang sebaiknya tetap berpijak pada lantai. Kemudian tangan wanita sebaiknya berpengangan pada sesuatu yang kuat untuk membantu menjaga keseimbangan dan menahan berat tubuh.Selain bisa memudahkan penetrasi, cara ini juga dapat membantu menjaga keseimbangan Anda dan pasangan agar tidak mudah jatuh.

3. Bertumpu pada dinding kamar mandi
Dinding kamar mandi di bawah shower bisa menjadi sandaran sekaligus tumpuan selama Anda dan pasangan bercinta. Caranya dengan menggendong tubuh wanita, sembari kedua kakinya melingkar di pinggang pria.Sementara kedua kaki pria tetap bertumpu di lantai sebagai pijakan untuk menahan berat tubuhnya dan tubuh pasangan. Dengan begitu, proses penetrasi bisa lebih mudah dilakukan.Di sisi lain, cara ini juga seolah dapat ‘mengunci’ agar Anda dan pasangan tidak mudah jatuh.

4. Manfaatkan dudukan toilet
Lelah dengan posisi berdiri, kini Anda bisa memodifikasi sesi bercinta di bawah shower kamar mandi dengan duduk di atas dudukan toilet atau kursi kecil (dingklik) jika ada.Megan Fleming, Ph.D., seorang terapis seks di New York City, menjelaskan bahwa bercinta sembari duduk bisa memberikan keuntungan lain. Sebab itu artinya, risiko Anda berkurang untuk jatuh dan tergelincir di kamar mandi.

5. Jangan terlalu fokus pada penetrasi
Seks tidak melulu soal penetrasi. Begitu juga ketika sesi bercinta di bawah shower kamar mandi. Sebagai alternatif lainnya, Anda bisa melakukan seks oral maupun foreplay.Anda juga bisa menyentuh, menggoda, dan menjelajahi tubuh satu sama lain. Intinya, jika penetrasi dirasa kurang memungkinkan, sah-sah saja untuk mencoba cara lainnya yang tak kalah menggairahkan.Manfaatkan waktu mandi bersama pasangan sebagai kesempatan untuk mencoba berbagai eksperimen bercinta baru yang seru.

Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly

id-conception.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Kesehatan Sperma Berbentuk Jelly

Semen menggumpal seperti jelly, tanda sperma tidak subur?
Para pria bisa jadi memiliki kecemasan sendiri apabila saat ejakulasi, cairan sperma yang keluar terlihat menggumpal seperti jelly. Sebelum cemas berlebih, Anda perlu tahu bahwa cairan sperma memang memiliki karakter yang berbeda pada setiap orang.

Semen, cairan pembawa sperma, memiliki variasi yang berbeda dari segi ketebalan, rasa, aroma, termasuk teksturnya. Adapun pria yang memiliki semen lebih kental, sebagian lagi memiliki tekstur yang lebih cair.

Lantas, seperti apa ciri-ciri semen yang sehat?

  • berwarna putih keabu-abuan atau sedikit kuning
  • beraroma seperti klorin
  • bertekstur jelly dan berubah menjadi cair dalam waktu 30 menit
  • memiliki rasa yang sedikit manis

Tekstur semen akan berubah ketika Anda ejakulasi. Cairan semen yang sudah terpapar udara akan mendingin dan berubah menjadi lebih cair dalam beberapa menit.

Semen mengandung protein yang membantu sperma untuk melekat pada vagina, mencegah semen mencair secara cepat, serta meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan. Seiring bertambahnya usia, cairan semen yang keluar saat ejakulasi pun semakin menurun.

Nah, dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa sperma yang menggumpal dan berbentuk seperti jelly merupakan hal yang normal adanya.

Faktor yang memengaruhi semen menggumpal
Mungkin, pada beberapa waktu tertentu, Anda mendapati tekstur semen berubah. Terkadang semen yang membawa sperma sangat kental, menggumpal, dan seperti jelly. Bisa juga kadang tekstur semen Anda lebih cair.

Sebetulnya, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tekstur sperma Anda, antara lain:

1. Dehidrasi
Semen mengandung banyak air. Ketika tubuh kekurangan cairan, hal ini tentu memengaruhi tekstur semen. Akibatnya, sperma yang keluar mungkin saja lebih kental, menggumpal, dan sperma berbentuk seperti jelly.

Untuk menjaga agar sperma tetap sehat, tentu Anda perlu minum banyak air. Tak hanya cairan ejakulasi yang sehat, Anda juga akan lebih sehat secara keseluruhan.

Baca Juga :Air Mani Tidak Bisa Keluar

2. Hormon tidak seimbang
Semen mengandung banyak hormon. Di antaranya testosteron dan beberapa hormon steroid yang mampu melindungi sperma saat berjalan menuju vagina. Keseimbangan hormon dipengaruhi oleh umur, diet, dan aktivitas fisik.

Ketidakseimbangan hormon juga dapat memengaruhi semen, medium pembawa sperma, jadi menggumpal dan berbentuk seperti jelly.

Ketidakseimbangn hormon ini bisa menunjukkan ciri-ciri, seperti menurunnya gairah seksual, sulit ereksi dan mempertahankannya, rambut rontok, kelelahan, peningkatan atau penurunan berat badan, serta kehilangan massa otot.

3. Infeksi
Dalam beberapa kasus, tekstur semen yang membawa sperma cenderung lebih kental akibat infeksi. Ketika terjadi infeksi di area genital, tubuh meningkatkan produksi sel darah putih.

Hal ini bisa memengaruhi penurunan semen dan menurunkan konsentrasi sperma dalam semen, serta berdampak pada bentuk sperma.

Studi dalam Journal Of Assisted Reproduction And Genetics juga mengungkapkan, infeksi tersebut menyebabkan sperma lebih kental dan membuat tekstur semen berbentuk seperti jelly. Tentunya hal ini berdampak pada kualitas kesehatan sperma.

Bila Ada menemui masalah infeksi ini, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan secara tepat.

Air Mani Tidak Bisa Keluar Air Mani Tidak Bisa Keluar

id-conception.net Panik banget sih pas lagi enak enak terus klimaks ,gak taunya gak keluar apa apa? Wakwaw . Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Air Mani Tidak Bisa Keluar. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Air Mani Tidak Bisa Keluar

Ketika air mani tidak keluar, apa mungkin bisa hamil?
Air mani adalah cairan yang diproduksi saat seorang laki-laki melakukan ejakulasi. Dalam cairan ini terdapat banyak jumlah sperma. Sekali ejakulasi, dalam air mani laki-laki bisa terkandung sebanyak 300 juta sperma yang siap meluncur masuk ke dalam vagina.

Saat sperma berhasil masuk dan bertemu dengan sel telur wanita, maka kehamilan bisa terjadi. Sperma yang akan membuahi sel telur wanita selanjutnya berkembang menjadi zigot. Inilah prinsipnya, sperma harus bertemu dahulu dengan sel telur kemudian hamil.

Lantas, kalau tidak ada sperma yang masuk menemui sel telur, apakah kehamilan akan terjadi? Jawabannya tentu tidak. Ketika sel telur tidak dibuahi oleh satu sperma pun, sel telur lama kelamaan justru akan luruh, hingga terjadilah siklus menstruasi.

Jadi bila saat penetrasi penis dalam kondisi kering, tidak ada cairan sama sekali, bisa dibilang kemungkinan hamil hampir tidak ada. Pasalnya, sperma tidak bisa hidup dan bergerak tanpa cairan mani pria.

Tidak keluar air mani belum tentu tidak keluar cairan praejakulasi
Ketika penis ereksi, sebelum seorang pria mencapai fase ejakulasi (mengeluarkan semen) biasanya ada cairan praejakulasi yang diproduksi dan akan keluar terlebih dahulu. Jumlah cairan ini jauh lebih sedikit dibandingkan semen. Seorang pria tidak bisa mengontrol produksi cairan ini secara sadar.

Nah, jika cairan ini sudah keluar dan masuk ke dalam vagina, kemungkinan hamil akan ada. Sebab, meskipun sedikit jumlah cairannya, cairan praejakulasi ini tetap mengandung ribuan sperma.

Ini artinya, sel telur tetap bisa dibuahi oleh sperma dari cairan praejakulasi ini. Jadi kalau air mani tidak keluar tetapi cairan pre-ejakulasi ini keluar, maka kemungkinan hamil tetap ada.

Intinya begini, selama penis dalam keadaan kering sama sekali alias tidak ada cairan apa pun yang keluar, baik air mani maupun praejakulasi, kecil sekali atau hampir tidak ada kemungkinan wanita bisa hamil. Namun, bila Anda tidak sampai ejakulasi (orgasme) tapi penis masih basah karena cairan praejakulasi, tetap ada peluang hamil.

Jadi kalau Anda belum mau hamil, gunakan kontrasepsi yang aman saat berhubungan seks. Misalnya kondom atau pil KB. Sedangkan bila Anda sedang mengusahakan kehamilan tapi suami tak juga keluar air maninya, segera konsultasikan dengan dokter.

Cari tahu apa penyebab air mani Anda tidak keluar
1. Ejakulasi retrograde
Ejakulasi retrograde adalah kondisi yang terjadi ketika air mani yang seharusnya dikeluarkan dari penis justru masuk ke arah kandung kemih. Ini karena otot leher kandung kemih yang tidak bisa mengencang selama orgasme. Kondisi ini disebut juga dengan orgasme kering.

Meskipun seorang pria sudah mencapai klimaks seksualnya, ejakulasi retrograde membuat air mani yang keluar penis jadi sangat sedikit atau bahkan tidak ada air maninya. Ejakulasi retrograde tidak memengaruhi kemampuan seorang pria untuk mencapai klimaks, ini adalah masalah pada arah keluarnya air mani yang justru masuk ke dalam kandung kemih.

Ketika air mani yang keluar masih ada sedikit, kemungkinan untuk hamil tetap ada tapi cenderung lebih sulit. Maka itu, salah satu gejala ejakulasi retrograde adalah sulit punya keturunan.

Baca Juga :Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma

Jika Anda dengan pasangan sudah berhubungan intim secara teratur selama satu tahun atau lebih tetapi belum hamil juga, sebaiknya kunjungi dokter kandungan.

2. Ejakulasi tertunda
Ejakulasi tertunda adalah kondisi ketika seorang pria membutuhkan rangsangan seksual yang lebih lama dan intens. Dalam beberapa kasus, ejakulasi bahkan tidak dapat dicapai sama sekali tanpa rangsangan yang tepat.

Meskipun kondisi ini tak menimbulkan risiko medis yang serius, biasanya pria jadi stres hingga akhirnya kurang puas berhubungan intim. Memang pria tersebut jadi sulit mengeluarkan sperma dan membuahi sel telur di dalam vagina.

Bisa hamil atau tidak karena kondisi ini tergantung oleh penyebabnya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, minum obat, atau gangguan mental.

Penanganan yang dilakukan biasanya Anda harus bekerja sama dengan pasangan untuk mencari rangsangan yang paling memuaskan. Selain itu, jika perlu dokter juga akan memberikan obat khusus untuk mengobati penyebabnya. Jika secara fisik tidak ditemukan apa penyebabnya, kemungkinan Anda perlu menjalani terapi psikologis.

Jika penanganan yang ditawarkan tidak ada yang berhasil, masih cara untuk hamil. Misalnya dengan metode khusus seperti dokter mengambil sperma di dalam tubuh pria dan dimasukkan ke dalam vagina pasangan wanitanya saat masa subur. Metode ini dikenal dengan istilah injeksi sperma atau ICSI.

Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma

id-conception.net Ada dompet tanpa uang,begitu juga dengan air mani,ada air mani tanpa sperma,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Azoospermia Penyakit Mani Tanpa Sperma

Sekilas tentang proses pembentukan sperma
Secara umum, sistem reproduksi pria terdiri dari testis, prostat, penis, skortum (buah zakar), epididimis, vas deferens, dan uretra (saluran kencing).

Sebelum menjadi sel sperma yang siap membuahi sel telur, sperma membutuhkan banyak tahapan dan waktu yang lama. Sperma sendiri diproduksi di bagian tubulus seminiferus di dalam testis pria. Proses pembentukan sel sperma di dalam testis dinamakan spermatogenesis. Sel sperma yang sudah matang sempurna kemudian akan dikeluarkan dari epipidimis melalui selang pengangkut vas deferens menuju saluran uretra.

Selama perjalanannya, sperma yang matang ini akan melewati beberapa organ penting, seperti veskulas seminalis dan prostat. Kedua organ tersebut masing-masing akan mengeluarkan cairan khusus untuk mengencerkan sperma dan menciptakan cairan lengket putih susu yang kita kenal sebagai air mani.

Nah, untuk mengeluarkan air mani atau mencapai ejakulasi, pria membutuhkan sebuah rangsangan dengan melihat atau merasakan sesuatu yang membangkitkan gairah seksualnya.

Jenis-jenis azoospermia
Berdasarkan penyebabnya, kondisi ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Azoospermia pretesticuler
Kondisi ini terjadi ketika sesorang pria mengalami gangguan hormon seks yang memengaruhi produksi sperma di testis. Ada beberapa hal yang bisa menyebab kondisi ini. Beberapa di antaranya seperti:

Kallman sindrom. Kallman sindrom adalah kelainan genetik bawaan pada kromosom X. Kondisi ini ditandai dengan rendahnya kadar hormon gonadotropin (GnRH) dan menurunnya fungsi indra penciuman. GnRH sendiri bertugas untuk merangsang kelejar hipofisis untuk mengeluarkan hormon yang merangsang pembuatan sperma.

Gangguan hipotalamus atau kelenjar pituitari di otak. Kondisi ini disebabkan akibat paparan radiasi atau obat-obatan tertentu, terutama yang digunakan dalam pengobatan kemoterapi. Tak hanya itu, pengaruh alkohol, rokok, dan narkotika juga bisa memicu terjadinya gangguan hipotalamus di otak.

2. Azoospermia testiculer
Kondisi ini disebabkan karena seorang pria mengalami kerusakan pada struktur atau fungsi testinya. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi ini. Beberapa di antaranya seperti:

Infeksi di saluran reproduksi. Seorang pria yang memiliki riwayat penyakit epididimitis dan uretritis lebih mungkin untuk mengalami kondisi ini.

Orchitis.Orchitis adalah peradangan yang terjadi pada salah satu satu atau kedua testis dalam skrotum. Penyakit ini bisa membuat testis atau buah zakar membengkak karena testis terinfeksi virus gondok.

Cedera. Mengalami cedera di bagian selangkangan atau bahkan alat kemaluan karena kecelakaan atau benturan keras bisa juga menyebabkan kondisi ini.

Anorchia. Anorchia dikenal juga dengan sebutan ‘sindrom testis hilang’. Kondisi ini terjadi ketika testis tidak muncul atau hilang setelah tahap kritis pembentukan organ seks, yaitu antar minggu 12-14. Bayi dengan kondisi ini akan tetap memiliki penis dan skrotum, tapi testisnya tidak ada.

Kriptorkismus. Kondisi ini terjadi ketika testis bayi laki-laki tidak turun ke dalam skrotum saat lahir. Normalnya, pada trimester ketiga kehamilan testis akan turun secara alami melalui rongga perut dan menempati skrotum. Namun pada bayi yang lahir dengan kondisi ini, testisnya tetap berada di dalam rongga perut dan tidak berada di skrotum.

Sindrom Klinefelter.
Sindrom klinefelter adalah kelainan bawaan yang menyebabkan seorang pria memiliki kelebihan kromosom X. Pria dengan kondisi ini mungkin tidak mengalami masa pubertas sebagaimana mestinya. Sebaliknya,mereka justru memunculkan beberapa karakteristik wanita.

Riwayat penyakit tertentu. Beberapa penyakit seperti diabetes, sirosis, atau gagal ginjal bisa meningkatkan risiko pria mengalami kondisi ini. Obat-obatan tertentu. Terapi kemoterapi atau paparan radiasi juga bisa menyebabkan seorang pria terkena azoospermia.

3. Post-testicular azoospermia
Kondisi ini terjadi ketika sperma yang dihasilkan di testis justru tidak bisa dikeluarkan dari penis. Dalam banyak kasus, penyebab inilah yang paling sering dialami pria dengan azoospermia. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi. Beberapa di antaranya seperti:

Vasektomi. Vasektomi adalah proses operasi pemotongan vas deferens (saluran berbentuk tabung kecil di dalam skrotum yang membawa sperma dari testikel menuju penis).

Baca Juga :Orgasme Kering Pria Bisa Hamilin Cewek

Ejakulasi retrograde. Ketika pria mencapai orgasme, penis biasanya akan berejakulasi dengan menembakkan air mani keluar dari lubang penis. Namun, air mani pria dengan kondisi ini justru tidak keluar lewat lubang penis, melainkan berbalik ke atas hingga masuk dalam kandung kemih.

Azoospermia obstruktif. Kondisi ini terjadi ketika tabung yang membawa sperma dari testis ke penis mengalami penyumbatan.

Berbagai pilihan perawatan untuk azoospermia
Jangan langsung berkecil hati ketika dokter memberi tahu kalau Anda dokter mengalami azoospermia. Dengan perawatan dan pengobatan yang tepat, pria dengan kondisi ini tetap memiliki peluang untuk memiliki momongan, kok. Berikut beberapa jenis pengobatan untuk pria dengan azoospermia:

Operasi. Jika kondisi Anda disebabkan karena adanya penyumbatan di saluran yang membawa sperma dari testis ke penis, operasi adalah pilihan terbaik. Semakin cepat penyumbatan tersebut ditangani, maka besar kemungkinan operasi akan berhasil. Jika operasi berhasil, peluang Anda untuk cepat memiliki momongan juga besar.

Bayi tabung. Ada cara lain yang bisa dilakukan jika Anda mengalami penyumbatan tapi tidak ingin operasi. Salah satu caranya adalah dengan mengambil sampel sperma dari testis dan kemudian digunakan dalam fertilisasi in vitro (IVF) alias bayi tabung.