menstruasi merupakan proses peluruhan ovum darah dan dinding uterus yang terjadi di dalam

Mencuci Rambut saat Sedang Menstruasi Mencuci Rambut saat Sedang Menstruasi

Mencuci Rambut saat Sedang Menstruasi – Kabar tentang dilarangnya mencuci rambut sering kali terdengar, kabar ini banyak kali dipercayai oleh kaum wanita. Tapi apakah kabar ini benar atau hanya mitos?

Keramas saat sedang haid tentu tidak berbahaya dan tidak mempengaruhi jumlah darah haid yang keluar. Jumlah darah haid maupun siklus haid dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron. Saat haid, kedua hormon ini juga akan mempengaruhi produksi kelenjar minyak di kulit sehingga kulit akan terasa lebih berminyak, termasuk kulit kepala. Jumlah minyak yang berlebih tentu dapat menyebabkan bertumpuknya kotoran di pori-pori. Maka tidak heran jika saat sedang haid biasanya akan muncul jerawat di kulit atau rambut terasa lebih lepek. Justru saat sedang haid disarankan untuk tetap menjaga kebersihan tubuh, oleh karena itu keramas saat sedang haid sangat boleh dilakukan.

Ada beberapa keadaan yang dapat membuat jumlah darah haid menjadi lebih sedikit, di antaranya :

1. Stres

Baik stres fisik maupun stres psikis dapat menghambat hormon yang berperan dalam proses ovulasi. Hal inilah yang menyebabkan stres dapat mengganggu haid baik itu membuat siklus menjadi tidak teratur ataupun jumlahnya menjadi sedikit.

2. Usia

Saat seorang wanita mendekati usia menopause (sekitar usia 40-an), biasanya jumlah darah haid akan menjadi sedikit.

3. Berat badan

Penurunan berat badan dapat mempengaruhi haid karena jumlah lemak dalam tubuh berperan dalam pembentukan hormon reproduksi.
Konsumsi obat-obatan seperti ibuprofen, obat pengencer darah, antidepresi, antiepilepsi, dll.

4. Kehamilan

Saat awal kehamilan bisa saja terdapat bercak darah yang merupakan darah akibat proses penempelan hasil pembuahan ke dinding rahim. Bercak darah ini sering disalahartikan sebagai haid namun dalam jumlah sedikit.

Baca Juga: Resiko Wanita Ketika Hamil Di Usia Muda

 

5. Menyusui

Hormon yang memproduksi ASI dapat mempengaruhi hormon reproduksi.

6. Alat kontrasepsi

Penggunaan KB hormonal seperti pil ataupun suntikan dapat mempengaruhi jumlah darah haid.
Selain faktor-faktor di atas, gangguan tiroid dan PCOS (policystyc ovarium syndrome) juga dapat membuat darah haid menjadi lebih sedikit. Untuk mengenal PCOS lebih jauh berikut ini saya lampirkan artikel Mengenal PCOS untuk menambah wawasan Anda.