positif hamil tapi belum siap

Risiko Kehamilan yang Tidak diRencanakan – Dalam menjalin hubungan rumah tangga yang baru saja di mulai, pastinya kamu sangat membicarakannya bersama pasangan kamu jika kamu ingin segera memiliki anak, Namun bagaimana tentang kehamilan yang tidak di rencanakan?

Risiko Kehamilan yang Tidak diRencanakan

1. Komplikasi dan kematian

Risiko yang dapat ditimbulkan dari kehamilan yang tidak direncanakan adalah peluang terjadinya komplikasi saat kehamilan yang lebih besar dan bahkan dapat menyebabkan kematian untuk ibu dan bayinya. Kehamilan yang tidak direncanakan yang terjadi pada remaja dapat menimbulkan dampak kesehatan yang lebih parah pada ibu. Ibu hamil usia remaja dapat menderita toksemia, anemia, komplikasi kelahiran, dan kematian. Bayi dari ibu remaja ini juga cenderung memiliki berat badan lahir rendah dan menderita cedera lahir atau cacat saraf. Bayi juga memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk mati di tahun pertama kehidupannya.

2. Depresi

Kehamilan yang tidak direncanakan dan tidak diinginkan juga dapat menjadi penyebab ibu mengalami depresi selama kehamilan dan postpartum, dan dengan tingkat psikologis yang lebih rendah selama kehamilan, postpartum, dan dalam jangka panjang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kehamilan yang tidak diinginkan berhubungan dengan depresi, kecemasan, dan tingkat stres yang lebih tinggi.

Penelitian Eastwood pada tahun 2011 yang melibatkan 29405 wanita di Australia membuktikan bahwa insiden depresi postpartum lebih banyak terjadi pada wanita yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian lainnya pada tahun 2007 di China juga menunjukkan bahwa wanita yang kehamilannya tidak diinginkan ditemukan mengalami stres psikologis tingkat tinggi 40% lebih besar dan mengalami gejala depresi tingkat tinggi 3 kali lebih besar.

Baca Juga : Cara Mudah Atasi Rasa Mual Saat Hamil

3. Perawatan kehamilan tertunda

Perawatan kehamilan yang dilakukan sejak dini adalah hal yang penting dilakukan oleh setiap ibu hamil. Perawatan kehamilan yang dilakukan dengan benar terbukti berhubungan dengan berat badan lahir bayi sehat. Wanita dengan kehamilan yang tidak diinginkan cenderung kurang mendapatkan pelayanan kesehatan selama kehamilan dibandingkan dengan wanita dengan kehamilan yang diinginkan. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang tidak menginginkan kehamilannya cenderung mendapatkan perawatan kehamilan yang tertunda daripada wanita dengan kehamilan yang direncanakan.

4. Kelahiran prematur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan kehamilan yang tidak diinginkan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk melahirkan prematur. Bayi lahir prematur cenderung memiliki berat lahir rendah, yang berhubungan dengan ketidakmampuan fisik dan kognitif pada masa bayi dan juga pencapaian pendidikan yang lebih rendah saat dewasa.